Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
11 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
11 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
12 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
8 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Zulkifli Hasan Blak-blakan Sodorkan Soetrisno Bachir untuk Jadi Menteri Jokowi

Zulkifli Hasan Blak-blakan Sodorkan Soetrisno Bachir untuk Jadi Menteri Jokowi
Soetrino bachir saat menjadi Tim Sukses Jokowi. (Foto: Istimewa)
Minggu, 12 September 2021 17:51 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Ketum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas buka suara kadernya yang bakal disodorkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk jadi menteri.

Hal itu diungkapkan Zulhas melalui tayangan kanal YouTube Karni Ilyas Club pada Sabtu (11/9). Zulhas mengaku tak ingin menyodorkan dan menodong presiden sebuah jabatan untuk kadernya.

Namun, jika pihaknya ditawari sebuah jabatan, Zulhas terang-terangan menitipkan anak buahnya untuk bisa masuk dalam pemerintahan. "Kami tidak menyodorkan. Memang pernah satu pertemuan, saya menyampaikan ke mereka karena ada Dewan Kehormatan PAN namanya mas Trisno, itu dulu tim sukses Pak Jokowi," kata zulhas.

Dia mengaku memiliki harapan besar agar Soetrisno Bachir, yang dulunya pernah mendukung Jokowi mendapat tempat di pemerintah. "Dulu ketua KEIN, kalau memang memungkinkan saya nitip itu, apa saja (jabatan). Mas Tris sebagai tim sukses Pak Jokowi pada waktu itu untuk kembali bisa diperankan dalam pemerintah," kata Zulhas.

Keputusan PAN untuk bergabung dengan Istana tentu mengejutkan banyak pihak, apalagi partai tersebut telah menjadi oposisi dari Presiden Jokowi selama dua kali yakni pada Pilpres 2014 dan Pilpres 2019.

Zulhas baru-baru ini mengungkap alasan PAN mau merapat ke Istana setelah dua kali menelan kekalahan sebagai oposisi. Zulhas menyebut jika pihaknya merapat lantaran sudah tak ada lagi pemimpin yang didukung.

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang dijunjung oleh PAN, kini sudah merapat ke Istana. Sehingga tak ada alasan lagi bagi PAN untuk tak merapat ke Istana dan mendukung Jokowi.***

wwwwww