Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
11 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
11 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
12 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
8 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020

Kalahkan Sumbar, Karateka Bali Raih Medali Emas

Kalahkan Sumbar, Karateka Bali Raih Medali Emas
Karateka Asal Bali, I Kadek Krisna Dwi Antara (biru) saat melawan karateka asal Sumatera Barat, Millio Oner (merah) pada final Kumite -60kg Putra PON XX Papua. (Dok : PB PON XX Papua).
Rabu, 13 Oktober 2021 17:54 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAYAPURA - Karateka putra Bali, I Kadek Krisna Dwi Antara merebut medali emas setelah mengalahkan Millio Oner dari Sumatera Barat (Sumbar) 4-1 dalam pertandingan final Kumite 60kg putra cabang olahraga Karate Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020 di Gedung Serba Guna Politeknik Penerbangan, Kota Jayapura, Rabu (13/10/2021).

Kedua Karateka yang sama-sama bermain aman dan hati-hati membuat pertarungan pada menit-menit awal cenderung berjalan sangat lambat. Meski begitu, keduanya saling mengancam satu sama lain.

Pertarungan baru benar-benar berlangsung sengit di pertengahan menit melalui aksi Krisna yang mencetak poin lewat Wazari (2 poin). Millio coba mengejar, namun Krisna yang sudah mendominasi pertarungan membuat pertahanan Krisna sulit ditembus.

Sebaliknya, Krisna yang sudah unggul dua poin, malah balik menyerang dan kembali menambah dua poin sehingga unggul 4-0. Millio baru bisa menciptakan satu poin di detik-detik akhir pertarungan. Skor 4-1 bertahan hingga pertartungan selesai.

Krisna dan Millio berhak meraih medali emas dan perak. Karateka asal Jawa Tengah, Wahyu Mukti Wijaya, dan Pegix Hadi Prayitno kebagian medali perunggu bersama.

Kesuksesan Krisna membuat kontingen Bali menambah koleksi medali dari cabang olahraga Karate menjadi dua medali, yakni satu medali dan satu medali perunggu.***

Kategori:Non Olympic, Papua
wwwwww