Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
10 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
10 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
12 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
12 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
7 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Nasional

Capaian Vaksinasi Anak di Indonesia Tembus 5,3 Juta

Capaian Vaksinasi Anak di Indonesia Tembus 5,3 Juta
Ilustrasi vaksinasi anak. (foto: dok. pemkot tangerang)
Jum'at, 07 Januari 2022 21:25 WIB
JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan, sebanyak 5,3 juta anak usia 6 tahun hingga 11 tahun di Indonesia saat ini sudah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 sejak program tersebut bergulir pada 14 Desember 2021. Hal tersebut disampaikan Nadia saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Jumat (7/1/2022).

"Sebanyak 5,3 juta anak itu tersebar di 19 provinsi di 114 kabupaten/kota," kata Nadia dikutip GoNEWS.co dari antaranews.com.

Nadia mengatakan masih ada masyarakat yang menolak vaksin kepada anak dengan alasan ragu akibat pengaruh berita bohong atau hoaks.

"Adapun alasan mereka yang menolak itu cukup beragam. Masih tidak percaya, takut efek samping, masalah hoaks juga," katanya.

Nadia mengimbau orang tua tidak perlu ragu menyertakan anak mereka dalam vaksinasi Covid-19.

"Tentunya kita harus yakin karena pemerintah sudah melalui berbagai kajian termasuk keamanan penggunaan vaksin ini di mana manfaat sangat besar dalam proteksi anak-anak," katanya.

Secara terpisah Anggota DPR-RI Fraksi Partai Golkar Wenny Haryanto mengemukakan manfaat vaksin Covid-19 untuk anak dapat melindungi dari paparan Covid-19 dan memberikan keamanan saat melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Manfaat yang lain, kata Wenny, merangsang sistem kekebalan tubuh, mengurangi risiko penularan tubuh, dan mengurai dampak berat dari virus.

"Terkait Covid-19 yang bermutasi tidak perlu ditakuti, namun kita juga tidak boleh menyepelekan hal tersebut, oleh karena itu kita harus menyiapkan langkah preventif untuk menghadapi virus Covid-19 yang bermutasi," katanya.

Langkah preventif yang dimaksud berupa mematuhi protokol kesehatan dan menjaga imun tubuh agar tetap stabil melalui aktivitas yang sehat.

Ia menambahkan masyarakat Indonesia yang sudah menerima vaksin Covid-19, baik yang dewasa maupun anak-anak saat ini masih dalam keadaan sehat dan beraktivitas seperti sedia kala.

"Sehingga vaksin yang beredar saat ini boleh dikatakan aman digunakan oleh siapa saja dalam hal ini bisa digunakan untuk anak-anak," ujarnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, SEA Games, DKI Jakarta
wwwwww