Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
12 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
12 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
14 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
14 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Olympic

Cak Imin Usul Pemilu Ditunda, Pengamat: Ide Sesat!

Cak Imin Usul Pemilu Ditunda, Pengamat: Ide Sesat!
Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar saat konfrensi pers. (Foto: Istimewa)
Rabu, 23 Februari 2022 21:31 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies, Jerry Massie menganggap pernyataan Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar soal penundaan pemilu sangat menyesatkan.

"Ini ide menyesatkan, apa dia buta sudah ada Komisiomer KPU dan Bawaslu yang sudah disahkan DPR bahkan dipilih oleh anggota partainya sendiri," ujarnya kepada GoNews.co, Rabu (23/2/2022).

Jerry mengaku tak paham dengan jalan pikiran pimpinan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut. "Saya mempertanyakan Apakah orang ini berbicara dalam ruangan kesadaran atau bukan? apa Dia buta, kalau Pemilu sudah ditentukan tanggal 14 Febuari 2024. Orang ini sepertinya ingin partainya aman dan menikmati kekuasaan, inilah pemimpin bukan visioner dan tak bijaksana," tegasnya.

Cak Imin kata Jerry, sosok pemimpin yang mengekor dan tak punya prinsip. "Beginilah model terima bersih. Barangkali partai ini terjungkal di tangan Demokrat dan PKS dalam survei Litbang Kompas," tukasnya.

Jerry juga berpendapat, Cak Imin tak pantas lagi mengelolah PKB. Ia juga memprediksi, PBNU juga akan bertindak. "Ingat, anggota dan pemilih NU cukup besar. Bisa saja kepemimpinan Cak Imin bakal goyah. Bagi saya isu perpanjangan jabatan presiden sudah usai jangan lagi dipersoalkan," paparnya.

Ia melihat, usulan Cak Imin tersebut juga ada agenda terselubung soal perpanjangan masa jabatan Presiden. "Jangan-jangan survei baru-baru ini yang tingkat kepuasan publik terhadap Jokowi sebanyak 73,9 persen juga mengarah ke isu 3 periode atau perpanjangan masa jabatan. Padahal Jokowi sudah menolak, kok sekarang Cak Imin sengaja membuka kembali isu lama itu," urainya.

"Saya tegas, Cak Imin bagi saya pemimpin politik yang rakus kekuasaan dan melawan konstitusi. PKB ini partai yang didirikan Gus Dur yang sangat konstitusional. Tapi kini ketumnya Inkonstitusional. Jangan-jangan ini bisikan dan dorongan Menteri Bahlil Lahaladia juga. Kan ini ada upaya menghentikan Pemilu 2024 dan memperpanjang ada jabatan Jokowi bukankah ini pecundang politik dan pecundang demokrasi," tukasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR yang juga Ketum PKB Muhaimin Iskandar mengusulkan agar Pemilu 2024 ditunda antara satu hingga dua tahun karena alasan pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Menurutnya, saat ini pemulihan ekonomi masih berjalan akibat pandemi Covid-19. Apabila Pemilu dan Pilpres digelar pada 14 Februari 2024, dikhawatirkan menghambat pemulihan ekonomi.

"Oleh karena itu dari seluruh masukan itu saya mengusulkan pemilu 2024 ditunda satu atau dua tahun," kata Cak Imin kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/2/2022).***

wwwwww