Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
19 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
14 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
18 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
14 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
18 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
13 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Kriminal

Anggota DPR Beraksi Dengar Kucing Ditembak TNI

Anggota DPR Beraksi Dengar Kucing Ditembak TNI
Anggota Komisi I dari Fraksi Golkar DPR RI Christina Aryani dalam suatu kesempatan rapat. (foto: ist. via jpnn)
Kamis, 18 Agustus 2022 20:03 WIB
BANDUNG - Anggota Komisi I DPR Christina Aryani bereaksi keras setelah muncul kasus kucing ditembak mati di lingkungan Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat. Dalam siaran resminya, Kamis (18/8/2022), legislator Golkar itu mengaku miris luar biasa.

"Saya heran, miris, dan kaget luar biasa ada kejadian ini. Kejam sekali ini kucing ditembak-tembak seperti itu," kata Christina sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari jpnn.

Baca Juga: Kasus Ferdy Sambo, MKD DPR Segera Panggil Mahfud MD dan Ketua IPW 

Baca Juga: Upacara Kemerdekaan RI, Sekjen DPR Ajak Pegawai Berperan dalam Karya dan Perubahan 

Christina mengaku bakal mengawal penuntasan kasus penembakan kucing, sekaligus memastikan peristiwa serupa tidak terjadi ke depannya.

"Kami pastikan akan terus mengawal kasus ini untuk mencegah tidak terjadi lagi di kemudian hari. Penyiksaan dan pembunuhan hewan tidak bisa dibenarkan," ujar legislator Daerah Pemilihan II DKI Jakarta itu.

Baca Juga: Pangdam TNI Jamin Stabilitas Keamanan Obvitnas dan PSN Smelter Nikel CNI Group 

Baca Juga: Legislator Tolak Usulan TNI Bisa Isi Jabatan Sipil 

Kapuspen TNI Mayjen Prantara Santosa menyebut, Brigadir Jenderal (Brigjen) NA menjadi terduga penambak kucing di lingkungan Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/8/2022) kemarin.

"Brigjen TNI NA, anggota organik Sesko TNI, telah menembak beberapa ekor kucing," kata Prantara dalam sairan persnya, Kamis (18/8/2022).

Baca Juga: Warga Ungkap Detik-detik Istri Anggota TNI Ditembak di Semarang 

Baca Juga: Istri Anggota TNI di Semarang Ditembak Usai Jemput Anak Sekolah 

Alumnus Akmil 1988 itu mengatakan Brigjen NA bukan sosok pembenci kucing sehingga menembak binatang itu di lingkungan Sesko TNI.

Menurutnya, Brigjen NA ingin menjaga kebersihan dan kenyamanan di tempat makan perwira Sesko TNI, sehingga mengeksekusi beberapa kucing.

Baca Juga: Pengamat: Airlangga Mesti Cermat Sikapi Dinamika Internal KIB dan Golkar 

Baca Juga: Politisi Golkar Sebut Mahatir 'Ngawur' soal Klaim Kepri 

"Brigjen TNI NA melakukan tindakan ini dengan maksud menjaga kebersihan dan kenyamanan di lingkungan tempat tinggal atau tempat makan perwira siswa Sesko TNI dari banyaknya kucing liar," ujar Prantara.

Menurut dia, tim hukum TNI akan menyangkakan Brigjen NA dengan Pasal 66 UU nomor 18 tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan setelah perwira tinggi itu diduga menembak kucing.

Baca Juga: DPR Desak Pertamina Transparan soal Stok Pertalite 

Baca Juga: BK DPR Dorong Pemenuhan Hak Napi Perempuan di Lapas 

"Kemudian, Pasal 66A, Pasal 91B UU Nomor 41 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang nomor 18 Tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan," ujar Prantara.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Olympic, Beladiri, Kriminal, DKI Jakarta, Jawa Barat
wwwwww