Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
14 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
18 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
13 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
15 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
20 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
19 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Serahkan Surat Dukungan IKASI Maluku, Peraih Dua Emas SEAFF Terkesan dengan Sosok Amir Yanto

Serahkan Surat Dukungan IKASI Maluku, Peraih Dua Emas SEAFF Terkesan dengan Sosok Amir Yanto
Agus Pieter Manuhutu saat menyerahkan surat dukungan Pengprov IKASI Maluku kepada calon Ketua Umum PB IKASI periode 2022-2026, Amir Yanto. (Istimewa)
Sabtu, 12 November 2022 16:03 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Komisi Teknik Kepelatihan Pengprov IKASI Maluku, Agus Pieter Manuhutu mendukung perubahan. Makanya, dia memberikan surat dukungan kepada Jamintel Kejaksaan Agung, DR Amir Yatin sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB IKASI) periode 2022-2026 dalam Musyawarah Nasional (Munas) IKASI yang akan dihelat di Bali, 3 Desember 2022 mendatang.

"Saya terkesan dengan pak Amir Yanto yang bersedia dicalonkan sebagai Ketua Umum PB IKASI periode 2022-2026. Makanya, saya bilang pertemuan pertama begitu menggoda. Selanjutnya terserah anda," kata Agus Pieter Manuhutu, mantan atlet anggar nasional yang meraih 2 medali emas pada SEAFF di Brunai 2005.

"Saya beruntung bisa bertemu langsung dengan pak Amir Yanto serta berbincang-bincang mengenai olahraga anggar dan juga meminta masukan," tambahnya.

Peraih perunggu SEA Games Nakhon Ratchasima, Thailand 2007 ini meminta Agus Suparmanto untuk tidak lagi mencalonkan sebagai Ketua Umum PB IKASI dalam Munas nanti. "Sebagai masyarakat olahraga harusnya sportif. Kalau dua periode tanpa prestasi yang sudah layak mundur," tegasnya.

Dia juga mengaku sangat sedih dengan mundurnya prestasi anggar Indonesia dimana terakhir kali tampil memperkuat Kontingen Indonesia tanpa membawa medali di SEA Games 2021 Vietnam. Dan, dia tidak menerima alasan jika penyebab kegagalan anggar karena pandemi Covid-19.

GoNews.co Saat bersalaman dengan Mantan
Saat bersalaman dengan Mantan Presiden, Susilo Bambang Yudhoyono.

"Anggar itu punya prestasi bagus dan pernah meraih medali di Asian Games dan rutin meloloskan atletnya ke Olimpiade. Pandemi Covid 19 tidak bisa dijadikan alasan kegagalan. Toh, cabang olahraga lain bisa berprestasi," ujarnya.

Menurut Agus, ketidakmampuan kepengurusan PB IKASI di bawah kepemimpinan Agus Suparmanto menjadi penyebab cabor olahraga anggar tidak masuk dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

"Potensi atlet anggar Indonesia untuk meraih prestasi di ajang internasional cukup besar. Dan, Indonesia itu terakhir meloloskan Diah Permatasari ke Olimpiade 2012 London. Jadi, kegagalan mengulang sukses itu menjadi penyebab cabor anggar tidak masuk dalam DBON," ungkapnya. ***

wwwwww