Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Voli

Menpora: Penggunaan GBK Tergantung FIFA, Termasuk untuk Konser Blackpink

Menpora: Penggunaan GBK Tergantung FIFA, Termasuk untuk Konser Blackpink
Group vokal asal Korea, Blackpink. (Foto: Istimewa)
Selasa, 29 November 2022 09:52 WIB

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan bahwa penggunaan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) tergantung keputusan FIFA. Dia pun belum mengetahui apakah GBK dapat digunakan untuk kegiatan lain, seperti konser musik Blackpink.

"Enggak tahu saya, pokoknya tergantung FIFA," kata Zainudin kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin 28 November 2022.

Dia mengaku, selama ini hanya menyampaikan aturan yang sudah ditetapkan FIFA soal penggunaan Stadion Utama GBK. Zainudin menuturkan penggunaan GBK untuk kegiatan di luar sepak bola, harus mengantongi izin dari FIFA.

Hal ini dikarenakan Stadion Utama GBK sudah dipilih sebagai venue Piala Dunia U20 yang akan digelar pada 20 Mei 2023 hingga 11 Juni 2023. Zainudin menyebut, saat ini PSSI sudah mengirimkan surat kepada FIFA terkait izin pemakaian GBK untuk kegiatan di luar sepak bola. "Jangan salah, saya ini tidak punya kewenangan untuk melarang atau mengizinkan, saya hanya menyampaikan apa yang sudah diatur oleh FIFA," jelasnya.

GoNews.co Stadion GBK usai direnovasi. (
Stadion GBK usai direnovasi. (foto: PSSI)

"PSSI sekarang sudah megnirim surat kembali ke FIFA, penggunaan nonsepakbola. Nah, kita tunggu saja apa jawabannya FIFA. Kalau FIFA menjawab silakan, ya silakan, kalau FIFA menjawab tidak boleh, ya tidak boleh," sambung Zainudin.

Adapun Zainudin pernah menyampaikan bahwa Stadion GBK tak boleh digunakan untuk kegiatan umum sebab harus dijaga kualitasnya sebagai salah satu venue Piala Dunia U20. Dia mengatakan bahwa informasi tersebut didapatnya dari PSSI. "Itu yang saya dapatkan dari PSSI, bukan saya. Jadi PSSI menyampaikan itu, itu juga yang begitu teman-teman tanya itu yang saya sampaikan," ujar Menpora.

Menurut Menpora, FIFA akan kembali datang ke Indonesia untuk melakukan inspeksi dan menentukan apakah GBK perlu direnovasi atau tidak. Namun, Kementerian PUPR baru akan masuk untuk memulai proses renovasi di GBK pada awal Desember 2022. "Jadi kalau dikasih patokan itu, yang kemarin kan memang belum masuk seandainya pun GBK masuk di dalam stadion yang harus direnovasi oleh PUPR," ucap Zainudin.

Selain itu, dia menyebut FIFA juga akan memutuskan apakah Stadion Utama GBK akan tetap digunakan sebagai venue Piala Dunia U20. Pasalnya, GBK bisa saja dikeluarkan dari daftar 6 veneu Piala Dunia U20 2023. "Artinya tidak harus 6 (venue), tidak harus 6. Bisa 5 (venue), bisa 4. Bahkan, informasinya di Kostarika cuma 2 (venue). Cuma kan sayang tidak merata," kata Zainudin.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww