Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
14 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
14 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
16 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
16 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Olympic

Ilham Bintang Sebut Tagline Radikal adalah Pengalihan Isu untuk Menutupi Maling Kekayaan Negara

Ilham Bintang Sebut Tagline Radikal adalah Pengalihan Isu untuk Menutupi Maling Kekayaan Negara
Wartawan senior yang juga Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (DK PWI) Ilham Bintang. (Foto: istimewa)
Senin, 13 Maret 2023 14:59 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Wartawan senior yang juga Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (DK PWI) Ilham Bintang mengungkap tuduhan radikal-radikul dan intoleran terhadap sesama anak sebagai pengalihan isu untuk menutupi 'radikalisme' maling kekayaan negara.

"Saya baru diberitahu kawan yang bekerja di Ditjen Pajak. Katanya, di lingkungan Kemenkeu sudah ada konvensi nilai kelayakan harta yang jadi pegangan seluruh karyawan", tulisnya melalui laman facebook Ilham Bintang, Sabtu (11/3/2023) lalu.

Menurutnya, Eselon III harta kekayaan maksimal 2 M, Eselon II 5 Miliar dan Eselon I 10 Miliar. Dari LKHPN yang mereka setorkan ke KPK sudah bertahun-tahun melampaui itu, dan KPK sudah mengirimkan warning itu kepada Menteri dan Irjen Kemenkeu. "Namun, yang berwenang baru bereaksi setelah kasus penganiayaan David hingga koma," lanjut Ilham Bintang.

"Saya juga baru ngerti tagline tuduhan Radikal Radikul dan Intoleran sesama bangsa yang digulirkan sejak era Jokowi rupanya sebagian tindak pengalihan isu pihak Ono untuk menutupi radikalisme mereka menyikat harta kekayaan negara."

"Maafkan lah saya yang telmi ini," tukasnya.***

wwwwww