Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Pelatih Timnas Spanyol U-17 Optimistis Dapat Dukungan Suporter Indonesia saat Hadapi Mali 

Pelatih Timnas Spanyol U-17 Optimistis Dapat Dukungan Suporter Indonesia saat Hadapi Mali 
Timnas U 17 Spanyol. (PSSI(
Senin, 13 November 2023 12:32 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SOLO – Pelatih Timnas U 17 Spanyol, Jose Maria Lana Fernandez, ingin kembali mendapatkan dukungan dari suporter Indonesia saat menghadapi Timnas U 17 Mali pada pertandingan kedua Grup B Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Senin (13/11/2023) sore.

Sebelumnya, Jose Lana merasakan hal serupa ketika Spanyol menang 2-0 atas Kanada pada partai pertama. Kala itu, ada banyak suporter yang memberikan dukungan untuk anak asuhnya. Hal ini bisa memberikan tekanan kepada kubu lawan.

"Setiap tim sama-sama bagus, tetapi Spanyol seperti merasa bermain di rumah sendiri. Hal itu bisa saja menjadi tekanan saat menghadapi atmosfer stadion yang dipenuhi oleh suporter kami,” kata Jose Lana, Minggu (12/11/2023).

Menurut pelatih berusia 48 tahun ini, Spanyol harus bisa mempertahankan identitas permainan saat berjumpa Mali. Hal ini penting agar Marc Guiu dan kawan-kawan bisa meredam para pemain Mali yang sama-sama berkualitas.

"Kami akan berusaha bermain dengan gaya permainan kami sendiri saat bertanding melawan tim mana pun di Piala Dunia U-17 2023 ini. Itu menjadi target kami dalam setiap pertandingan," katanya.

"Kami tidak akan mengubah ide permainan kami. Saya pikir Mali memiliki pemain-pemain yang bagus. Mereka tim yang sangat bagus. Yang jelas, cara bermain kami akan tetap sama seperti biasanya," ujar dia.

Selain itu, kunci utama untuk meraih tiga poin pada laga ini ialah mengontrol pertandingan. Oleh sebab itu, Timnas Spanyol U-17 harus tetap mempertahankan dominasi penguasaan bola. Apalagi, mereka juga harus mengantisipasi kecepatan dan eksplosivitas para pemain Mali yang berbahaya.

Salah satu nama yang patut mendapatkan perhatian spesial ialah Mamadou Doumbia. Penyerang berusia 17 tahun ini sempat mencetak hat-trick untuk membawa The Eagles menang 3-0 atas Uzbekistan. Sejauh ini, dia adalah top scorer sementara Piala Dunia U-17 2023.

"Melawan Mali, kami harus bisa mendominasi penguasaan bola sepanjang pertandingan. Hal itu dilakukan agar para pemain Mali tidak bisa memaksimalkan kecepatannya dalam melakukan transisi," katanya.

"Para pemain kami memiliki kualitas yang sangat bagus. Kami bisa saja melakukan pergantian komposisi pemain tergantung siapa lawan yang akan dihadapi di Piala Dunia U-17 2023 ini," ujar Lana. 

Pertandingan Spanyol melawan Mali bakal mempengaruhi peta persaingan Grup B. Keduanya meraih sukses mengamankan kemenangan pada pertandingan pertama. Hasilnya, mereka mengoleksi tiga poin. Namun, Mali berhak berada di puncak karena unggul selisih gol. ***

wwwwww