Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Jelang Hadapi Uzbekistan, Kanada Pastikan Mental Pemain Sudah Pulih

Jelang Hadapi Uzbekistan, Kanada Pastikan Mental Pemain Sudah Pulih
Timnas U 17 Kanada. (PSSI)
Senin, 13 November 2023 12:11 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SOLO – Pelatih Timnas U 17 Kanada, Andrew Olivieri, memastikan bahwa mental para pemain sudah kembali pulih menjelang pertandingan penting melawan Timnas U 17 Uzbekistan pada lanjutan Grup B Piala Dunia U-17 2023.

Kekalahan dua gol tanpa balas dari Spanyol pada pertandingan pertama memang membuat para pemain Kanada merasa terpukul. Pasalnya, harapan besar untuk bisa meraih hasil positif pada laga pertama gagal berakhir sesuai harapan.

“Kekalahan tentu tidak mudah bagi para pemain. Apalagi, ini adalah pertandingan Piala Dunia U-17 pertama yang pernah mereka hadapi. Mereka tak bisa meraih hasil seperti yang mereka harapkan,” kata pelatih Andrew Olivieri saat ditemui seusai latihan, Minggu (12/11/2023).

Meskipun kalah, peluang Kanada sebetulnya masih terbuka. Syaratnya, mereka mampu meraih hasil positif pada dua pertandingan berikutnya.

Menurut Andrew, peluang inilah yang membuat anak asuhnya kembali bersemangat untuk menatap ujian berikutnya melawan Uzbekistan.

“Meskipun demikian, mereka masih memiliki harapan karena melihat adanya peluang bisa lolos ke babak berikutnya apabila mampu meraih kemenangan pada dua pertandingan berikutnya,” katanya.

Juru taktik berusia 45 tahun itu menjelaskan, target laga kali ini sudah jelas, yakni meraih poin penuh. Oleh karena itu, timnya sudah siap untuk menghadapi gaya permainan Uzbekistan yang berbeda dari lawan sebelumnya.

“Kami siap untuk menghadapi pertandingan yang sangat berbeda dibanding saat menghadapi Spanyol. Kami sudah memahami apa saja tantangan yang berpotensi dihadirkan Uzbekistan pada laga nanti,” ujarnya.

“Bagi saya, target untuk pertandingan ini sangat jelas, yakni hasil positif. Saya berharap kami bisa meraih tiga poin, karena ini sangat krusial untuk menentukan nasib kami di Grup B,” tambahnya.

Andrew pun menyadari bahwa duel kali ini bakal menyajikan tantangan yang berbeda. Pasalnya, kedua tim akan berusaha mati-matian untuk mengamankan kemenangan. Dia juga menyinggung soal beberapa kekuatan yang dimiliki Uzbekistan.

"Mereka memahami apa yang harus mereka lakukan. Uzbekistan bermain sangat solid saat bertahan. Kami kira mereka bakal memberikan tekanan. Apalagi, Uzbekistan juga punya ambisi yang sama untuk memenangkan laga ini," ujarnya.

"Saya yakin itulah target mereka. Kami juga harus mengantisipasi transisi mereka yang cukup berbahaya. Kami harus tetap berhati-hati untuk mengantisipasi keunggulan semacam ini," kata Olivieri lagi.

Uzbekistan sesungguhnya bukan lawan enteng. Mereka pun ngotot saat menghadapi Mali. Namun setelah kebobolan, mental mereka langsung drop sehingga Uzbekistan kalah 3-0.

Meski demikian, Uzbekistan masih bisa bangkit. Laga lawan Kanada akan menjadi penentuan apakah bisa lanjut atau tidak. ***

wwwwww