Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
23 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
17 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
3
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
19 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
16 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
21 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
23 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Rizki Juniansyah, Lifter Indonesia Yang Paling Ditunggu Penampilannya di Olimpiade 2024 Paris

Rizki Juniansyah, Lifter Indonesia Yang Paling Ditunggu Penampilannya di Olimpiade 2024 Paris
Rizki Juniansyah. (NOC Indonesia)
Kamis, 08 Agustus 2024 16:54 WIB
Penulis: Azhari Nasution

PARIS - Lifter Rizki Juniansyah akan melakoni perjuangannya di kelas 73kg Olimpiade Paris 2024, pertandingan yang digelar di South Paris Arena, Prancis, Kamis (8/82024). Olimpiade 2024 Paris akan menjadi debut buat Rizki, panggilan karibnya.

Lifter asal Banten ini merupakan peraih medali medali perak dan emas pada debutnya di World Championship 2022. Dia juga mencatatkan diri sebagai pemegang rekor dunia kelas 73kg di World Cup 2024 lewat total angkatan 365kg di Phuket, Thailand.

“Rizki ini betul-betul jadi angin segar di Olimpiade ini, karena sangat ditunggu-tunggu penampilannya. Hampir semua orang yang ketemu saya dan Pak Rosan, semuanya cerita tentang Rizki dan menunggu penampilannya,” kata Raja Sapta Oktohari, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia).

Okto, sapaan akrab Raja Sapta Oktohari mengatakan Rizki harus waspada jelang menghadapi penampilannya. Khususnya mengantisipasi strategi yang akan digunakan wakil China Shi Zhiyong, yang merupakan dua kali juara Olimpiade, di 2016 Rio de Janeiro dan Tokyo 2020.

“Rizki telah menjadi buah bibir angkat besi, karena salah satu jagoan Indonesia ini menjadi atlet yang paling disegani, atlet yang paling ditakuti oleh lawan-lawannya. Dan itu yang benar, jadi atlet tuh di olimpiade harus disegani dan ditakuti lawan,” ujar Okto.

Namun, Okto berpesan supaya Rizky jangan terlalu memiliki rasa percaya diri yang berlebihan. Sebab, di Olimpiade semua hal di luar teknis bisa terjadi.

“Jangan sampai over confidence, karena apapun ceritanya ini adalah olimpiade, dan di olimpiade semuanya bisa terjadi. Kita doakan yang terbaik untuk para atlet kita, karena saya yakin betul, baik itu Rizki, baik itu Bernard, apalagi Veddriq, itu semuanya atlet-atlet kebanggan Indonesia, Insya Allah akan memberikan kita kebanggaan yang sangat besar di Olimpiade Paris 2024,” imbuhnya.

Di sisi lain, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) Rosan Roeslani mengungkapkan Rizki memiliki semangat yang cukup tinggi untuk tampil di Olimpiade Paris 2024.

Sebagai bentuk persiapan, Rizky dan atlet-atlet angkat besi lainnya lebih dulu menjalani pemusatan latihan selama tiga pekan di Montpellier, Prancis yang lokasinya tidak begitu jauh dari Paris. Rosan menyebut banyak manfaat yang dirasakan para atlet, termasuk Rizki dari pemusatan latihan tersebut.

Selain itu, lanjut Rosan, PB PABSI juga tidak hanya memikirkan faktor teknis kesiapan atlet jelang Olimpiade. Tapi juga faktor-faktor pendukung lain, seperti gizi dan psikologi supaya atlet bisa tampil maksimal.

“Faktor-faktor itu sudah kita masukkan, karena di olimpiade ini faktor mental menjadi sangat penting. Rizki ini umurnya memang baru 21 tahun, semangatnya juga masih tinggi, yang penting perform terbaik, ada strateginya, karena kita harapkan puncaknya ada di olimpiade ini,” ungkap Rosan.

“Harapan kita memang besar buat Rizki. Kalau kita lihat angkat besi ini kan, olahraga terukur ya. Insya Allah mohon doa semua rakyat Indonesia untuk Rizki bisa dapat emas, kalau kita lihat dia adalah pemegang rekor dunia total, tapi lawannya yang terberat kita analisa, dua kali juara olimpiade di kelas ini. Tapi Insyaallah Rizki yang terbaik akan memberikan emas untuk kita semua,” jelasnya. ***

wwwwww