Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
9 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
15 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
7 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
9 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
6
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Hukum
9 jam yang lalu
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Runner up Kumamoto Masters 2024, Gregoria: Tetap Saya Syukuri

Runner up Kumamoto Masters 2024, Gregoria: Tetap Saya Syukuri
Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung bersama Akane Yamaguchi. (PP PBSI)
Minggu, 17 November 2024 19:33 WIB
Penulis: Azhari Nasution

KUMAMOTO – Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung gagal merebut gelar juara dan harus puas menempati posisi runner up pada Turnamen Bulutangkis Kumamoto Msters 2024.

Dalam pertandingan di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Kumamoto, Jepang, Minggu (17/11/2024), Gregoria dipaksa mengakui ketangguhan wakil Jepang Akane Yamaguchi dalam pertarungan dua gim langsung 12-21, 12-21.

“Saya cukup senang tapi tidak puas pastinya karena saya tidak bermain cukup baik di pertandingan hari ini. Minggu yang tidak mudah bagi saya di turnamen pertama sejak kembali dari cedera. Hasil ini perjuangannya harus tetap saya syukuri,” kata Gregoria Mariska Tunjung.

Faktor kekalahan Grogoria karena belum bisa mengembalikan kondisi fisiknya setelah menjalani laga yang melelahkan melawan wakil Korea Selayan Sim Yu Jin di semifinal. Dalam pertarungan tiga gim itu, Gregoria menang 18-21, 21-17, dan 21-19.

“Saya rasa kecepatan saya sudah tidak seperti kemarin. Dengan pertandingan yang panjang di semifinal, recovery saya belum sepenuhnya maksimal,” jelasnya.

Gregoria juga mengakui penampilan apik Akane. “Ritme permainan saya lambat dibandingkan Akane. Dia menunjukkan kelasnya hari ini. Apapun yang dia inginkan bisa keluar. Tadi di momen 11-14 gim kedua, saya benar tidak menyangka dia bisa membalikkan smes saya dan masuk. Kita semua tahu, reach dari Akane tidak terlalu panjang tapi tadi itu bagus banget,” ungkapnya.***

wwwwww