Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
19 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
8 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Ini Penyebab Persib Bandung Gagal Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan

Ini Penyebab Persib Bandung Gagal Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak. (dok.ligaindonesiabaru)
Sabtu, 18 Januari 2025 13:45 WIB
Penulis: M Syahrisad Nasution
BANDUNG - Persib Bandung gagal mempertahankan rekor tak terkalahkan setelah ditaklukkan Dewa United FC dengan skor 0-2 pada laga pekan ke-19 BRI Liga 1 2024/25. Persib takluk justru di kandang sendiri di hadapan Bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Jumat (17/1/2025) kemarin.

Pelatih Persib Bojan Hodak menilai momen kekalahannya tersebab tidak menjalankan babak pertama sesuai dengan apa yang diinginkan. Pemainnya memaksakan menyerang lewat sektor tengah dimana itu tampak sulit karena Dewa United punya kesolidan.

“Kami tahu mereka berbahaya, memang di babak pertama kami tidak bermain seperti yang diinginkan. Kami lebih menyerang melalui sektor tengah yang mana itu adalah area mereka yang paling rapat,” papar Hodak.

Usai unggul di babak pertama lewat gol Alex Martins menit 30, Dewa United bermain lebih bertahan di babak kedua. Persib yang membutuhkan gol untuk menyamakan skor jelas menggencarkan serangan, namun pada menit akhir Maung Bandung terhukum.

Serangan balik Banten Warriors begitu cepat dan berbahaya dengan motor serangannya Ricky Kambuaya menusuk masuk memberi bola matang ke dalam kotak penalti. Gawang Persib yang dikawal Kevin Ray Mendoza harus jebol kedua kalinya, kali ini oleh sang super sub Septian Bagaskara.

“Pada babak kedua mereka menunggu di area pertahanan dan mengandalkan serangan balik berbahaya. Kami memang punya peluang, tapi tidak bisa mencetak gol. Pada akhirnya mereka menghukum kami lewat serangan balik,” sesal Hodak. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Non Olympic, Sepakbola, Jawa Barat
wwwwww