Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
19 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
8 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Permintaan Maaf Paul Munster Aas Tren Negatif Persebaya Berlanjut

Permintaan Maaf Paul Munster Aas Tren Negatif Persebaya Berlanjut
Persebaya Surabaya kalah 0-2 dari Malut United FC. (dok.ligaindonesiabaru)
Sabtu, 18 Januari 2025 13:36 WIB
Penulis: M Syahrisad Nasution
SURABAYA – Persebaya Surabaya kalah lagi di BRI Liga 1 2024/2025. Kali ini di kandang sendiri. Adalah Malut United FC yang membuat Persebaya menderita kekalahan pertama di kandang musim ini sekaligus kekalahan ketiga beruntun.

Persebaya harus menuai malu di depan pendukung sendiri usai secara mengejutkan takluk 0-2 dari Malut United. Kemenangan tim tamu atas Persebaya pada laga di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (17/1) sore, berkat aksi Junior Brandao (73') dan gol bunuh diri Ardi Idrus (82').

Persebaya sempat mendapat kesempatan mencetak gol ketika pertandingan baru berjalan dua menit lewat titik putih. Wasit asal Korea Selatan, Ko Hyung-jin menunjuk titik putih setelah Safrudin Tahar menjegal Toni Firmansyah di kotak terlarang.

Sayangnya, Bruno Moreira yang menjadi eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Bola sepakan pemain asal Brasil itu membentur tiang gawang dan memantul keluar. Selepas itu, Persebaya juga berulang kali gagal memanfaatkan peluang.

"Kami (sebenarnya) memulai pertandingan dengan baik. Kami dapat penalti, tapi gagal. Ini kali pertama Bruno gagal penalti. Babak pertama kami bermain bagus, tapi kami tidak cetak gol. Kami melakukan dua kesalahan dan kebobolan dua kali," kata pelatih Persebaya Paul Munster.

Setelah kebobolan gol kedua, suporter Bonek menyanyikan chants kekecewaan yang mengarah pada performa Persebaya. Dia mengakui bahwa kekalahan ini akibat dari kesalahan yang dilakukan Bajul Ijo sendiri.

"Inilah sepak bola. Saya sendiri masih belum bisa memercayainya (hasil pertandingan). Jadi, saya sendiri dan semuanya hanya bisa meminta maaf kepada Bonek dan Bonita atas kekalahan ini," terang pelatih berpaspor Irlandia Utara tersebut.

"Saya sadar semua kecewa, kami juga sangat kecewa dengan hasil ini. Tetapi, perjalanan kami masih berlanjut. Kami tetap akan bersama, fokus persiapan laga berikutnya," imbuh Munster.

Sebelumnya, tim asal Kota Pahlawan itu sudah dua kali takluk pada laga tandang masing-masing 0-2 dari Bali United (28/12) dan 1-3 kontra PSS Sleman (11/1). Berikutnya, Persebaya akan melawat ke markas PS Barito Putera pada pekan ke-20 BRI Liga 1 2024/25, Sabtu (25/1) mendatang. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Non Olympic, Sepakbola, Maluku Utara
wwwwww