Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
20 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
8 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Jumlah Wisatawan ke Kepulauan Seribu Meningkat, Capai 411.161 Orang di 2024

Jumlah Wisatawan ke Kepulauan Seribu Meningkat, Capai 411.161 Orang di 2024
Sabtu, 18 Januari 2025 13:24 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Kepulauan Seribu tetap menjadi destinasi favorit bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Sepanjang tahun 2024, tercatat sebanyak 411.161 wisatawan mengunjungi wilayah ini, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 404.845 wisatawan.

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan, mengungkapkan bahwa kenaikan jumlah wisatawan ini membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.

"Tahun 2023 ada 388.962 wisatawan nusantara dan 15.883 wisatawan mancanegara. Sementara, pada tahun lalu jumlahnya meningkat menjadi 393.720 wisatawan nusantara dan 17.441 wisatawan mancanegara," ujarnya, Sabtu (18/1).

Destinasi Favorit dan Peningkatan Pasca-Pandemi

Sonti menjelaskan, sejak pandemi COVID-19 berakhir, minat wisatawan untuk berlibur ke Kepulauan Seribu terus meningkat.

"Pada tahun lalu, kunjungan ke pulau berpenghuni mencapai 386.912 wisatawan, resort dikunjungi 17.929 orang, pulau wisata sebanyak 5.243 orang, dan pulau cagar alam mencapai 1.077 orang," terangnya.

Untuk semakin menarik minat wisatawan, Sudin Parekraf Kepulauan Seribu juga menghadirkan berbagai acara sepanjang tahun 2024.

"Festival Kepulauan Seribu, Panggung Rakyat, Familiarization Trip, Pengenalan Destinasi Wisata, hingga Musik Reggae turut meramaikan kalender pariwisata tahun ini," ungkapnya.

Sonti berharap, aktivasi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kepulauan Seribu dapat mendorong peningkatan kesejahteraan warga setempat.

Akses Mudah dan Promosi Wisata

Kepala Seksi Industri Pariwisata Sudin Parekraf Kepulauan Seribu, Deddy Rusman Simanjuntak, menambahkan bahwa Kepulauan Seribu menawarkan keindahan alam yang beragam, mulai dari pantai, kehidupan bawah laut, flora dan fauna, hingga kuliner khas yang menggoda selera.

"Promosi destinasi di Kepulauan Seribu akan terus digencarkan agar semakin banyak wisatawan tertarik berkunjung," ucapnya.

Deddy menyampaikan, wisatawan bisa mengakses Kepulauan Seribu melalui beberapa dermaga, seperti Muara Angke, Marina Ancol, Tanjung Pasir, dan Dermaga Cituis.

"Di Dermaga Muara Angke, pengunjung bisa memilih kapal ojek dengan tarif sekitar Rp50.000-80.000 atau menggunakan Kapal Dishub DKI Jakarta dengan tarif mulai Rp44.000-74.000," jelasnya.

Sementara itu, bagi wisatawan yang ingin menggunakan speed boat dari Dermaga Marina Ancol, tarif yang ditawarkan berkisar Rp150.000 hingga Rp200.000.

"Kami terus berupaya memberikan kemudahan akses bagi wisatawan agar pariwisata di Kepulauan Seribu semakin berkembang," tandasnya. ***

wwwwww