Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
2
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
7 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
13 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
5 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
7 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
6
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Hukum
7 jam yang lalu
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Sekjen PKS Beberkan Kemampuan dan Tantangan Pemerintahan Prabowo Subianto

Sekjen PKS Beberkan Kemampuan dan Tantangan Pemerintahan Prabowo Subianto
Sekjen PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi dalam acara Pelantikan Pengurus PW. KBPII Jakarta 2024-2028. (Ist)
Minggu, 19 Januari 2025 14:15 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Kepemimpinan Prabowo Subianto dalam lima tahun ke depan diperkirakan akan membawa Indonesia pada jalur yang lebih mandiri dan berdaulat. Hal itu  disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Habib Aboe Bakar Alhabsyi dalam orasi politik bertajuk Masa Depan Indonesia Dibawah Rezim Prabowo Subianto pada acara Pelantikan Pengurus PW. KBPII Jakarta 2024-2028 di Gedung Aula DDII,Kramat Raya, Jakarta, Minggu, 19 Januari 2025.

Menurutnya, Presiden Prabowo akan fokus pada penguatan pertahanan, pembangunan ekonomi berkelanjutan, pemberdayaan SDM, kebijakan luar negeri yang mandiri, serta reformasi birokrasi.

Tak hanya itu, Ketua Dewan Kehormatan Pengurus Wilayah KB PII Jakarta ini menguraikan bahwa Presiden Prabowo berpotensi memperkuat posisi Indonesia di kancah global. Hal ini terlihat, bagaimana Prabowo serius ketika menyuarakan persatuan islam didepan KTT G8 pada desember kemarin.

lebih jauh, Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan DPR ini menilai, tantangan besar untuk Presiden Prabowo yaitu menjaga stabilitas politik domestik, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menciptakan pemerintahan yang efisien dan transparan.

"Keberhasilan kepemimpinan Prabowo akan sangat bergantung pada kemampuannya untuk menjaga keseimbangan dan diplomasi, serta beradaptasi dengan perubahan global yang cepat," terangnya.

Dalam konteks percaturan politik lainnya, Anggota Komisi III DPR berharap Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KBPII) menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat khususnya kalangan pelajar dan generasi muda.

"Kita para KB PII yang aktif di Partai Politik dan menjadi Anggota DPR RI memiliki tanggung jawab untuk menjembatani aspirasi pelajar, umat, dan masyarakat luas ke dalam kebijakan yang berpihak pada pendidikan, moralitas, dan kesejahteraan,"tegasnya.

"Oleh karenanya, mari jadikan posisi kita sebagai pintu pembuka bagi kader-kader muda PII untuk berkontribusi dalam membangun bangsa," pungkasnya. ***

wwwwww