Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
22 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
22 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
18 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
16 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Voli

Penghargaan untuk Presiden Prabowo Jadi Fondasi Penguatan Hubungan Jangka Panjang RI–Brunei

Penghargaan untuk Presiden Prabowo Jadi Fondasi Penguatan Hubungan Jangka Panjang RI–Brunei
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai, penghargaan Bintang Kebesaran Negara Brunei Darussalam “Darjah Kerabat Laila Utama Yang Amat Dihormati (D.K.L.U.)” yang diberikan oleh Sultan Hassanal Bolkiah kepada Presiden Prabowo Subi
Kamis, 15 Mei 2025 08:16 WIB

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menilai penganugerahan Darjah Kerabat Laila Utama Yang Amat Dihormati (D.K.L.U.) oleh Sultan Brunei kepada Presiden Prabowo Subianto merupakan bentuk penghormatan sekaligus kepercayaan tinggi terhadap kepemimpinan Indonesia di kawasan.

“Penghargaan ini adalah simbol kepercayaan Sultan Brunei terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo. Ini bukan hanya simbolik, tapi merupakan pengakuan terhadap rekam jejak dan komitmen Presiden dalam memperkuat hubungan jangka panjang antarnegara,” kata Airlangga di Jakarta, Rabu (15/5/2025).

Dalam kunjungan kenegaraan di Istana Nurul Iman, Brunei Darussalam, Presiden Prabowo menerima tanda kehormatan tertinggi tersebut, yang biasanya hanya diberikan kepada kepala negara yang dianggap memiliki kontribusi signifikan dalam memperkuat hubungan bilateral dan regional.

Airlangga menjelaskan bahwa hubungan Indonesia–Brunei telah terjalin selama lebih dari empat dekade dengan kerja sama intensif di berbagai bidang, mulai dari perdagangan, pendidikan, tenaga kerja, hingga pertahanan.

“Penguatan kerja sama ini sejalan dengan strategi diplomasi ekonomi Indonesia yang mengedepankan kemitraan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam pertemuan bilateral tersebut, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya perlindungan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Brunei, serta pengembangan kerja sama sektor-sektor strategis seperti energi, pangan, dan teknologi pertahanan.

“Presiden menegaskan bahwa Indonesia ingin menjadi mitra utama Brunei, tidak hanya dalam bidang ekonomi tetapi juga dalam membangun kawasan yang stabil dan sejahtera,” tutur Airlangga.

Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan ini sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Luar Negeri, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Sekretaris Kabinet, dan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat.

Airlangga menyebut kunjungan ini akan menjadi pondasi bagi hubungan diplomatik Indonesia–Brunei yang lebih kuat, strategis, dan saling menguntungkan dalam jangka panjang. (ant)

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Kategori:Voli, Ekonomi, Basket
wwwwww