FPPJ Sebut Kunjungan Kerja Rano Karno ke Festival Film Cannes Sangat Positif
![]() |
| Ketua Umum Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ), Endriansyah. (Ist) |
Selasa, 20 Mei 2025 08:56 WIB
Penulis: Azhari Nasution
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA- Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) melakukan kunjungan kerja ke Perancis dengan agenda utama menghadiri Festival Film Cannes 2025.
Ketua Umum Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ), Endriansyah menilai, kunjungan kerja tersebut sangat penting dilakukan untuk menegaskan Jakarta sebagai kota global dan menyongsong lima abad Jakarta.
"Keikutsertaan Jakarta di ajang Festival Film Cannes ini tentu memberikan banyak dampak positif. Penjajakan peluang kerja sama dapat dilakukan oleh OPD dan BUMD dengan delegasi dari berbagai negara atau kota lain di dunia yang juga datang di Festival Film Cannes maupun pemerintah setempat," kata Rian, Selasa (20/5/2025).
Rian mengatakan, Festival Film Cannes yang sebelumnya disebut sebagai International Film Festival merupakan event bergengsi bagi seluruh insan perfilman di dunia.
"Jakarta sampai saat ini masih menjadi barometer industri perfilman di Indonesia, ini tidak terbantahkan. Semua talent atau artis film kenamaan juga banyak tinggal di Jakarta," bebernya.
Ia menjelaskan, sebagai bagian dari kota global, Rano Karno bergerak cepat dengan upaya membangun kerja sama dalam lawatan ke Perancis tersebut. Mulai dari pihak Hongkong Development Film Council, Comissioner of Cultural and Creative Industries Development Agency, dan pejabat pemerintahan di Hongkong.
Kemudian, imbuh Rian, Rano Karno juga melakukan pertemuan dengan delegasi dari Busan Cinema Center dan Busan Film Comission. Pertemuan-pertemuan lain juga dilakukan untuk menjajaki peluang kerja sama.
"Saya kira ini penting. Kerja sama atau kolaborasi dengan berbagai pihak tentu diperlukan agar Jakarta bisa semakin maju, membuka peluang secara ekonomi, dan Jakarta semakin dikenal luas dunia internasional," terangnya.
Rian juga mengapresiasi keinginan Rano Karno untuk mewujudkan Jakarta sebagai Kota Sinema. Terlebih, hal itu sangat mungkin direalisasikan mengingat perjalanan panjang dan pengalaman Rano Karno dalam industri perfilman.
"Tentu kita berharap, dari keinginan itu nantinya juga akan dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja. Sehingga, persoalan pengangguran di Jakarta bisa di atasi melalui salah satunya dengan berkembangnya industri atau ekonomi kreatif," ucapnya.
Tidak kalah penting, Rian juga menyampaikan rasa bangga karena Rano Karno juga menggunakan pakaian adat khas Betawi, Ujung Serong di acara Festival Film Cannes.
"Saya kira ini juga komitmen beliau yang patut diapresiasi. Ada upaya nyata lebih mengenalkan atau mempromosikan seni budaya Betawi di kancah internasional. Terlebih, Festival Film Cannes sebagai ajang film prestisius banyak dihadiri pesohor dari seluruh dunia," pungkas Rian. ***
| Kategori | : | Voli, DKI Jakarta |













