Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
20 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Kemenkeu Tanggapi Isu Rotasi Pimpinan, Askolani dan Suryo Utomo Dikabarkan Akan Diganti

Kemenkeu Tanggapi Isu Rotasi Pimpinan, Askolani dan Suryo Utomo Dikabarkan Akan Diganti
Arsip foto - Dirjen Bea Cukai Askolani memberikan keterangan pers. (antara foto/muhammad iqbal/yu)
Selasa, 20 Mei 2025 08:02 WIB

JAKARTA – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akhirnya buka suara terkait isu pergantian pimpinan di dua direktorat strategis, yakni Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Meski kabar pergantian mulai ramai dibicarakan, Kemenkeu belum memberikan konfirmasi resmi.

Isu yang beredar menyebutkan bahwa Dirjen Bea Cukai, Askolani, akan digantikan oleh Letnan Jenderal TNI Djaka Budi Utama. Sementara posisi Dirjen Pajak yang saat ini dijabat Suryo Utomo disebut-sebut akan diisi oleh Bimo Wijayanto.

Saat dimintai tanggapan, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro, memilih irit bicara.

“Kami belum bisa menanggapi hal tersebut,” ujar Deni dalam pesan tertulis kepada ANTARA, Senin (19/5/2025).

Di sisi lain, Askolani yang dimintai konfirmasi secara langsung juga enggan berkomentar. Saat ditemui di Kompleks Parlemen, ia hanya menjawab singkat tanpa membenarkan atau membantah informasi tersebut.

“Oh, enggak tahu saya,” ucap Askolani singkat.

Untuk diketahui, Askolani menjabat sebagai Dirjen Bea Cukai sejak 12 Maret 2021. Sementara Suryo Utomo telah memimpin Direktorat Jenderal Pajak sejak 1 November 2019.

Adapun Djaka Budi Utama saat ini menjabat Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara (BIN), sedangkan Bimo Wijayanto merupakan mantan Tenaga Ahli Utama Kedeputian II Kantor Staf Presiden (KSP) dan eks Asisten Deputi Investasi Strategis di Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi.

Secara kinerja, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mencatat penerimaan sebesar Rp77,5 triliun hingga Maret 2025, atau 25,6 persen dari target APBN. Di sisi lain, Direktorat Jenderal Pajak menunjukkan tren positif, dengan penerimaan pajak naik dari Rp187,8 triliun pada Februari menjadi Rp322,6 triliun di Maret.

Pertumbuhan ini disebut didorong oleh peningkatan penerimaan PPh 21 dan PPN dalam negeri, serta dukungan dari implementasi sistem administrasi perpajakan baru (Coretax). (ant)

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Kategori:Ekonomi, KONI
wwwwww