Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
14 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Ekonomi

SKK Migas Benarkan TotalEnergies Jajaki Akuisisi Blok Migas Bobara

SKK Migas Benarkan TotalEnergies Jajaki Akuisisi Blok Migas Bobara
Kepala Divisi Prospektivitas Migas & Manajemen Data Wilayah Kerja SKK Migas Asnidar di Jakarta. (antara/putu indah savitri)
Selasa, 20 Mei 2025 10:00 WIB

JAKARTA – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) membenarkan bahwa perusahaan migas asal Prancis, TotalEnergies, tengah menjajaki peluang akuisisi saham di blok eksplorasi migas Bobara yang berlokasi di lepas pantai Papua Barat.

Kepala Divisi Prospektivitas Migas dan Manajemen Data Wilayah Kerja SKK Migas, Asnidar, menyampaikan hal tersebut saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (19/5/2025).

"Iya, sedang ada proses penjajakan," ujarnya singkat.

TotalEnergies, melalui anak perusahaannya Total E&P Indonesie, sebelumnya dikenal sebagai operator Blok Mahakam di Kalimantan Timur sebelum pengelolaannya resmi dialihkan ke PT Pertamina Hulu Mahakam pada 2018.

Kini, perusahaan migas multinasional tersebut dikabarkan tengah mempertimbangkan akuisisi sekitar 25 persen saham milik Petronas di Wilayah Kerja (WK) Bobara. Selain TotalEnergies, Pertamina Hulu Energi (PHE) juga disebut ikut dalam proses akuisisi tersebut.

Menurut Asnidar, ketertarikan TotalEnergies untuk kembali berinvestasi di sektor hulu migas Indonesia merupakan sinyal positif bagi iklim investasi nasional.

“Ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan terhadap sektor migas Indonesia. SKK Migas bersama pemerintah terus mendorong agar iklim investasi semakin kompetitif dan menarik bagi investor global,” jelasnya.

Blok migas Bobara merupakan hasil lelang Wilayah Kerja tahap III tahun 2023 dan saat ini berada di bawah pengelolaan Petronas E&P Bobara Sdn Bhd. Kontrak bagi hasil untuk blok ini ditandatangani pada ajang Indonesia Petroleum Association Conference and Exhibition 2024.

Pemerintah berharap para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tetap berkomitmen dalam melaksanakan kegiatan eksplorasi dan menjaga keberlanjutan produksi, termasuk dalam proyek-proyek baru seperti Bobara. (ant)

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Kategori:Ekonomi, KONI
wwwwww