Adit Melangkah Mulus di Babak Pertama Biel Chess Festival 2025
![]() |
| Adit melawan Ziad pada babak pertama MTO di Biel Chess Festival 2025. (PB Percasi) |
Penulis: Azhari Nasution
SWISS - Pecatur Indonesia IM Aditya Bagus Arfan (rating 2385) melangkah mulus pada babak pertama Turnamen Master Open (MTO) di Biel Chess Festival, Swiss, Senin (14/7/2025) waktu setempat.
Pecatur berusia 19 tahun ini mengalahkan pecatur tuan rumah Ziad Kanana (2062) dalam 26 langkah pembukaan Inggris. Ziad menyerah dalam posisi ketinggalan 2 bidak dan posisi yang lebih buruk. Lihat diagram dan notas partai terlampir di bawah.
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB Percasi, Kristianus Liem melaporkan pada babak kedua Selasa (15/7/2025), Adit kembali berjumpa pecatur nongelar Sushanth Kamabathulla (2188) dari India.
Di kategori MTO ini India tercatat menyertakan pecatur terbanyak ketiga, yaitu 13 pemain. Tuan rumah menghadirkan 32 pemain disusul Jerman dengan 15 pecatur. Di bawah India ada Amerika Serikat (AS) dengan 10 pecatur.
Total ada 112 pecatur berasal dari 27 negara. Tercatat yang bergelar GM ada 9 orang, IM 7 orang, WGM 2 orang, FM 19 orang, WFM 2 orang, CM 6 orang dan WCM 1 orang.
Pertandingan menggunakan sistem Swiss 10 babak akan berlangsung sampai 24 Juli. Satu babak per harinya mulai pukul 14 waktu setempat atau pukul 19 WIB. Waktu pikir yang digunakan 90 menit untuk 40 langkah, ditambah 30 menit sampai selesai dengan setiap langkahnya akan mendapat tambahan waktu 30 detik.
Biel Chess Festival mempertandingkan banyak kategori turnamen. MTO termasuk kategori terberat kedua setelah turnamen elit undangan Grandmaster Triathlon.
Berikut ini notasi lengkap partai Adit vs Ziad disertai Analisa ringkas agar dapat dimanfaat sebagai bahan pelajaran bagi para pecatur junior dan bahan cerita buat rekan-rekan wartawan.
IM Arfan,Aditya Bagus (2385) - Kanana,Ziad (2062)
Pembukaan Inggris [A15]
MTO, Biel (1.15), 14.07.2025
1.Nf3 Nf6 2.c4 g6 3.b4 Bg7 4.Bb2 0–0 5.g3 d6 6.Bg2 e5 7.0–0 Nbd7 8.Nc3 c6 9.d3
Lihat diagram 1.
9...Ne8?!
Sebagai pemain junior, Ziad mengikuti strategi baku pertahanan Hindia Raja berupa rencana serangan badai bidak dengan ...f5, ...g5 dan ...h5. Tapi strategi tersebut hanya cocok pada bangunan pertahanan Hindia Raja yang normal. Kerangka bidak yang terbentuk sekarang adalah hasil dari pembukaan Inggris dengan Gajah di-fianchetto di g2, dan langkah khas Adit 3.b4 membuat Putih dominan di sayap-menteri dan sudah siap menggempur. Artinya Hitam akan kalah cepat dalam menyerang dan strateginya tidak akan sempat berjalan.
Seharusnya Hitam bereaksi cepat di sentrum dengan tujuan menghancurkan rencana atau strategi Putih dengan 9...d5! 10.cxd5 Nxd5 11.Qb3 Nxc3 12.Bxc3 Re8 13.Rfc1 Nb6. Selain Kuda ini bisa menduduki petak sentrum d5, Gajah petak terang Hitam juga sudah bisa diaktifkan.
10. b5 f5 11.Nd2!
Manuver Kuda ini langsung membuat rencana serangan badai bidak Hitam seperti perencanaan yang sia-sia dan tidak ada gunanya.
11...Rb8 12.Qa4 Nb6 13.Qa5
Tentu saja jangan mengambil bidak a7 karena setelah 13.Qxa7 Ra8 Menteri Putih terperangkap.
13...Qc7 14.c5
Lihat diagram 2. Teknik pertukaran bidak ini memperlihatkan pemahaman posisional Adit lebih baik dari Ziad. Nantinya akan tercipta bidak lemah terbelakang di petak c6 yang akan menjadi target serangan Putih.
14...dxc5 15.bxc6 bxc6 16.Qxc5 Bd7 17.Rfc1 Nd6 18.a4 Nb7 19.Qa3 a5
Lihat diagram 3.
20.Nb5! Qd8 21.Bxc6
Satu bidak Hitam jatuh.
21...Rf6 22.Bxb7 Rxb7 23.Bxe5
Bidak kedua Hitam jatuh.
23...Rc6 24.Bxg7
Lihat diagram 4. Dengan unggul dua bidak maka strategi Putih selanjutnya adalah penyederhanaan dengan tukar perwira sebanyak mungkin dan menang dalam permainan akhir.
24...Kxg7 25.Rxc6 Bxc6 26.Rc1 1–0
Lihat diagram 5.
Di sini Ziad menyerah karena sudah ketinggalan dua bidak dengan posisi yang jelek. ***
| Kategori | : | Non Olympic, DKI Jakarta |













