Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
13 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
13 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
14 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
15 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
14 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Komitmen pada Nilai Olympic Charter, NOC Indonesia Hormati Keputusan Pemerintah

Komitmen pada Nilai Olympic Charter, NOC Indonesia Hormati Keputusan Pemerintah
Raja Sapta Oktohari dan Ketua Umum Gimnastik Indonesia Ita Yuliati. (NOC Indonesia)
Jum'at, 10 Oktober 2025 18:49 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) menegaskan komitmennya untuk menjunjung tinggi nilai-nilai yang terkandung dalam Olympic Charter sebagai pedoman dari International Olympic Committee (IOC) dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawabnya.

Presiden NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari menekankan bahwa diplomasi olahraga (sport diplomacy) merupakan jembatan untuk mempererat persahabatan antarbangsa dan memperjuangkan perdamaian melalui semangat sportivitas.

“Olahraga sejatinya mempersatukan, bukan memecah belah. Inilah esensi dari sport diplomacy yang terus kami jaga,” ujar Raja Sapta Oktohari saat didampingi Ketua Umum Gimnastik Indonesia Ita Yuliati di Indonesia Arena Gelora Bung Karno (GBK)  Senayan, Jakarta, Jumat (10/10/2025).

Terkait dinamika yang terjadi pada penyelenggaraan 53rd FIG Artistic Gymnastics World Championships 2025 di Jakarta, Okto menjelaskan bahwa NOC Indonesia telah berkoordinasi secara intens dengan pemerintah. Termasuk Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir serta Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, dan Imigrasi Yusril Ihza Mahendra. 

“Kami menghormati setiap keputusan yang diambil pemerintah dengan berbagai pertimbangan. Keluarga besar gimnastik, termasuk FIG (Federation Internationale de Gymnastique), Federasi Asia, maupun federasi nasional Indonesia, juga mendukung keputusan yang telah dikeluarkan pemerintah Indonesia,” tegas Okto.

Lebih lanjut, Okto menyampaikan optimisme bahwa kejuaraan dunia gimnastik perdana di Jakarta akan berjalan sukses berkat kerja sama erat antara federasi nasional, pemerintah, NOC, serta federasi regional dan internasional.

“Insya Allah, dengan dukungan semua pihak, Indonesia akan mencetak sejarah untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah kejuaraan dunia gimnastik. Ini bukti nyata kolaborasi yang solid lintas lembaga,” tambahnya.

Okto menilai penyelenggaraan kejuaraan dunia ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga momentum penting untuk memperluas popularitas gimnastik di Indonesia. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas perhatian besar terhadap pengembangan olahraga gimastik, termasuk pembangunan fasilitas latihan modern di Cibubur yang telah ditinjau langsung oleh Presiden FIG Morinari Watanabe.

“Semangatnya adalah persatuan dan kebersamaan untuk membesarkan gimnastik. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan seluruh pihak, kami yakin cabang olahraga gimnastik sebagai mother of sport dalam Olympic number akan berkembang pesat di Indonesia,” ungkap Okto.

“Kita ingin Indonesia tidak hanya hadir sebagai peserta, tapi juga sebagai tuan rumah yang diperhitungkan. Kesuksesan World Championships Gymnastics ini akan menjadi modal penting dan perhatian dunia terhadap kemampuan Indonesia dalam menggelar event olahraga internasional selanjutnya,” tutupnya.***

wwwwww