Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
9 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
9 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
10 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
10 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
10 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Bangkit dari Kekalahan, Paes dan Idzes Kobarkan Semangat Garuda Jelang Duel Kontra Irak

Bangkit dari Kekalahan, Paes dan Idzes Kobarkan Semangat Garuda Jelang Duel Kontra Irak
Kapten timnas Indonesia Jay Noah Idzes (kiri) ditantang oleh pemain Arab Saudi Aiman ??Yahya dalam pertandingan babak keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup B antara Arab Saudi dan Indonesia di Stadion Alinma Bank, King Abdullah Sports City, Jeddah.
Sabtu, 11 Oktober 2025 11:12 WIB

JAKARTA – Kekalahan tipis dari Arab Saudi tak membuat semangat Timnas Indonesia surut. Dua pemain penting Garuda, Jay Idzes dan Maarten Paes, menegaskan tekad mereka untuk bangkit dan memberikan segalanya saat menghadapi Irak di laga kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Dalam sesi podcast The Haye Way yang direkam di Jeddah, Jumat (10/10/2025), kedua pemain itu tampil tenang namun penuh keyakinan. Mereka menegaskan bahwa kekalahan bukan alasan untuk menyerah, melainkan pelajaran untuk tampil lebih kuat.

“Kami tidak punya waktu untuk menyesali hasil kemarin. Fokus kami sekarang hanya Irak. Ini pertandingan yang bisa menentukan arah perjalanan kami,” ujar Jay Idzes, sang kapten Timnas Indonesia yang kini membela Sassuolo.

Idzes menyebut tugas utamanya bukan hanya memimpin dari lini belakang, tapi juga menjaga moral tim agar tetap positif. “Dalam situasi seperti ini, yang paling penting adalah tetap terhubung satu sama lain. Kami tahu apa yang kami perjuangkan, dan itu tidak akan berubah hanya karena satu hasil,” tegasnya.

Senada, Maarten Paes menilai kekalahan dari Arab Saudi menjadi momen refleksi yang justru mematangkan tim. “Setelah pertandingan, rasanya sulit tidur. Tapi itu bagian dari proses. Kami meninjau lagi permainan kami, mencari apa yang bisa diperbaiki. Irak lawan berat, tapi kami datang dengan mental siap bertarung,” ujar kiper FC Dallas itu.

Paes dan Idzes kompak menyebut bahwa semangat Garuda datang dari suporter Indonesia yang tak pernah berhenti mendukung, di mana pun laga berlangsung. “Melihat ribuan bendera Merah Putih di stadion membuat bulu kuduk berdiri. Kami tahu, kami bermain bukan hanya untuk diri kami, tapi untuk seluruh rakyat Indonesia,” kata Paes.

Bagi keduanya, laga kontra Irak bukan sekadar pertandingan, melainkan ujian mental dan kebersamaan. Dengan waktu pemulihan yang singkat, mereka menekankan pentingnya disiplin dan fokus tim di setiap sesi latihan. “Kami harus siap secara fisik dan mental. Ini final bagi kami. Kami akan berikan semuanya,” ujar Idzes.

Kedua pemain ini juga menjadi teladan profesionalisme di skuad Garuda. Meski lahir dan besar di luar negeri, keduanya menunjukkan dedikasi tinggi terhadap lambang Garuda yang mereka kenakan di dada. “Mungkin kami tidak dibesarkan di Indonesia, tapi hati kami sudah di sini. Kami tahu arti dari membela warna Merah Putih,” kata Idzes.

Menjelang laga hidup-mati melawan Irak, pesan terakhir mereka menggema sebagai janji kepada publik Tanah Air. “Kami tidak bisa menjanjikan kemenangan, tapi kami bisa menjanjikan perjuangan tanpa henti,” tegas Paes.

Laga Indonesia kontra Irak akan digelar Ahad (12/10/2025) dini hari WIB. Hasil pertandingan ini akan menentukan apakah Garuda masih memiliki asa melangkah ke babak selanjutnya dalam kualifikasi Piala Dunia 2026. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:republika.co.id
Kategori:Non Olympic, Sepakbola
wwwwww