Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
19 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
8 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Voli

KPK Gerebek Riau, Gubernur Abdul Wahid Terseret Operasi Tangkap Tangan

KPK Gerebek Riau, Gubernur Abdul Wahid Terseret Operasi Tangkap Tangan
Gubernur Riau Abdul Wahid
Senin, 03 November 2025 19:35 WIB

PEKANBARU – Langit politik Riau kembali bergejolak. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Provinsi Riau, Senin (3/11/2025) malam, dan mengamankan Gubernur Riau, Abdul Wahid, bersama sejumlah pihak lain.

Kabar penangkapan itu dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, saat dikonfirmasi. “Benar,” ujarnya singkat seperti dikutip GoRiau.com, Senin malam.

Fitroh mengatakan, selain Gubernur Abdul Wahid, tim penyidik KPK juga mengamankan beberapa orang lain yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara yang sedang diselidiki. Meski demikian, ia belum merinci identitas para pihak maupun lokasi penangkapan. “Beberapa orang turut diamankan bersama barang bukti,” katanya.

Informasi yang beredar menyebut, penangkapan dilakukan di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya. Operasi dilakukan secara senyap oleh tim KPK yang telah memantau aktivitas sejumlah pejabat sejak beberapa hari terakhir.

Sesuai prosedur, para pihak yang tertangkap tangan akan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif selama 1x24 jam. Dari hasil pemeriksaan tersebut, lembaga antirasuah akan menentukan status hukum mereka.

Meski KPK belum mengumumkan secara resmi detail kasus, dugaan sementara mengarah pada praktik suap dan gratifikasi yang berkaitan dengan proyek infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

Penangkapan Gubernur Abdul Wahid menambah panjang daftar kepala daerah di Riau yang terjerat kasus korupsi. Sebelumnya, beberapa bupati dan pejabat tinggi di provinsi tersebut juga pernah tersangkut perkara serupa.

Kabar OTT ini cepat menyebar dan menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Sejumlah warga berharap KPK menuntaskan kasus ini secara terbuka dan tegas tanpa pandang bulu.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari KPK mengenai jumlah uang yang diamankan maupun barang bukti lain. Namun sumber internal menyebut, tim penyidik masih berada di lapangan untuk mengembangkan temuan baru.

Abdul Wahid dijadwalkan akan diterbangkan ke Jakarta pada Selasa pagi (4/11/2025) untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Kategori:Voli, Beladiri, DKI Jakarta
wwwwww