Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
17 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
17 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
10 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
18 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
19 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
18 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Home  /  Berita  /  Voli

Ini Kata Menteri Bahlil Terkait Ketersediaan dan Distribusi BBM Saat Natal dan Tahun Baru 2026

Ini Kata Menteri Bahlil Terkait Ketersediaan dan Distribusi BBM Saat Natal dan Tahun Baru 2026
Menteri Bahlil Lahadalia saat memimpn rapat. (Inatagram bahlillahadalia)
Minggu, 23 November 2025 18:58 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menggelar rapat membahas ketersediaan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam menghadapi perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Dalam rapat tersebut, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor. Hal itu diperlukan untuk memastikan pasokan energi tetap aman, terjangkau dan tersalurkan dengan baik kepada masyarakat. 

"Penguatan pengawasan, percepatan distribusi, serta antisipasi potensi lonjakan kebutuhan terus kami dorong agar layanan energi selama masa libur akhir tahun berjalan lancar dan stabil," kata Menteri Bahlil melalui akun instragramnya.

Sebelumnya, Menteri Bahlil juga memastikan stok cadangan bahan bakar minyak BBM nasional berada pada level aman untuk 18 hari. "Saya harus meyakinkan bahwa sampai dengan hari ini stok BBM kita aman, cadangan kita di angka 18 hari, minimalnya itu kan 18 hari sampai dengan 19 hari dan clear," katanya.

Dengan kondisi tersebut, kata Bahlil, pasokan BBM bagi masyarakat dipastikan tetap tersedia meskipun sejumlah SPBU swasta tidak menjalankan penjualan bensin.

"Artinya, sahabat-sahabat saya, pelaku usaha swasta sekalipun tidak menjalankan penjualan bensin khususnya, tetapi alhamdullilah rakyat kan tetap tersedia barang-barang yang dibutuhkan," jelasnya.

Dijelaskan Bahlil, koordinasi dalam skema bisnis-ke-bisnis (B2B) antara badan usaha pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta dan Pertamina telah dilakukan, termasuk pembahasan mengenai ketersediaan BBM yang beredar di pasaran.

Dalam koordinasi tersebut, kata dia, perusahaan-perusahaan swasta dipersilakan menjalankan kolaborasi sesuai mekanisme yang berlaku. "Kan konsep B2B sudah dilakukan, tadi juga saya rapat sama Pertamina. Silakan saja secara B2B dikolaborasikan dengan baik," katanya. ***

wwwwww