Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
22 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
22 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
18 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
16 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Gerindra Copot Mirwan MS, Bupati Aceh Selatan Pergi Umrah Saat Daerah Dilanda Bencana

Gerindra Copot Mirwan MS, Bupati Aceh Selatan Pergi Umrah Saat Daerah Dilanda Bencana
Sekjen Partai Gerindra Sugiono mengatakan partai memberhentikan Bupati Aceh Selatan Mirwan MS sebagai Ketua DPC karena pergi umrah saat warganya terkena bencana. (foto: antara foto/bayu pratama s)
Sabtu, 06 Desember 2025 17:25 WIB

JAKARTA – Kepergian Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, untuk melaksanakan ibadah umrah di tengah banjir dan longsor yang melanda 11 kecamatan menuai kritik tajam dan berujung pada pencopotannya dari jabatan Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan. Partai Gerindra menilai tindakan Mirwan tidak mencerminkan kepemimpinan yang diperlukan saat daerah menghadapi bencana.

Sekjen Partai Gerindra, Sugiono, membenarkan keputusan tersebut setelah menerima laporan lengkap mengenai keberangkatan Mirwan.
"Sangat disayangkan sikap dan kepemimpinan yang bersangkutan. Karena itu, DPP Gerindra memutuskan memberhentikannya sebagai Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan," ujarnya, Jumat (5/12).

Mirwan menjadi sorotan setelah tetap berangkat umrah bersama keluarga pada Selasa (2/12), hanya lima hari setelah ia menerbitkan surat ketidaksanggupan menangani tanggap darurat banjir dan longsor bernomor 360/1315/2025. Padahal saat itu warga di kawasan Trumon masih bertahan di tenda pengungsian menunggu bantuan.

Keputusan tersebut membuat publik mempertanyakan prioritas sang bupati, terlebih Aceh sedang berada dalam masa darurat hidrometeorologi. Kritik warga makin menguat setelah diketahui surat permohonan perjalanan luar negeri yang diajukan Mirwan sejak 24 November 2025 sebenarnya tidak disetujui oleh Pemerintah Aceh.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Aceh Selatan, Denny Saputra, membenarkan keberangkatan Mirwan. Ia mengklaim bupati menilai kondisi daerah mulai membaik. Namun dokumen resmi menunjukkan Gubernur Aceh, Mualem, telah menolak permohonan perjalanan tersebut.
"Gubernur telah menyampaikan balasan tertulis bahwa permohonan tersebut tidak dapat dikabulkan atau ditolak," kata Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA.

Gubernur menilai Aceh Selatan termasuk wilayah terdampak paling berat dan sedang dalam status tanggap darurat bencana. Sikap Mirwan dinilai mengabaikan penolakan resmi dan tidak hadir saat daerah membutuhkan koordinasi intensif.
"Beliau akan melakukan teguran kepada Bupati Aceh Selatan," lanjut MTA. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:cnnindonesia.com
Kategori:Voli, Metropolitan
wwwwww