Tanggul NCICD Ancol Barat Hampir Rampung Banjir Rob Ditargetkan Teratasi
![]() |
| Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meninjau tanggul NCICD Ancol Barat. (Ist) |
Jum'at, 19 Desember 2025 12:54 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA - Pembangunan tanggul pengaman pantai National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) fase A di kawasan Ancol Barat, Jakarta Utara, hampir rampung dan ditargetkan menjadi solusi utama penanganan banjir rob di pesisir Ibu Kota.
Tanggul sepanjang sekitar 2,1 kilometer tersebut saat ini telah mencapai progres lebih dari 90 persen. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung pembangunan NCICD di Ancol Barat, Pademangan, Jumat (19/12), didampingi Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum dan Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat.
"Saya mendapatkan laporan dari Dinas SDA dan tim bahwa pembangunan sepanjang 2,1 kilometer ini telah mencapai lebih dari 90 persen, sekitar 92-95 persen. Pembangunan ini dimulai pada era kepemimpinan saya. Dengan demikian, dari total panjang tanggul 28,2 kilometer yang menjadi kewenangan Pemprov DKI Jakarta, saat ini telah terbangun 11,82 kilometer, dan masih tersisa sekitar 16,4 kilometer," ujar Pram.
Pram meminta, pembangunan tanggul terus dilanjutkan dengan skema multi-years hingga 2029 agar dapat diselesaikan secara menyeluruh.
Pram menegaskan, rampungnya tanggul NCICD di Ancol Barat akan berdampak langsung pada pengendalian banjir rob yang selama ini mengancam kawasan pesisir Jakarta.
Meski sebagian segmen menjadi kewenangan Pelindo dan Kementerian Pekerjaan Umum, Pemprov DKI memastikan penyelesaian seluruh ruas yang berada di bawah tanggung jawab daerah.
Menurutnya, segmen yang menjadi tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta akan segera diselesaikan, karena dampaknya sangat besar bagi masyarakat Jakarta, khususnya terkait penanganan banjir rob.
"Saya juga meminta kawasan ini dilakukan beautifikasi agar tidak hanya berupa beton semata. Ke depan, kawasan ini bisa dimanfaatkan, misalnya, untuk kunjungan edukatif anak sekolah melihat laut, karena lokasinya memang sangat bagus," jelasnya.
Selain fungsi proteksi, kawasan tanggul Ancol Barat juga disiapkan sebagai ruang publik. Dinas SDA DKI Jakarta telah mendapat izin berkolaborasi dengan PT Pembangunan Jaya Ancol untuk melakukan penataan kawasan agar lebih estetis dan terbuka bagi masyarakat.
"Saya yakin dalam dua hingga empat bulan ke depan kawasan ini akan menjadi lebih indah, seiring dengan tertanamnya pepohonan dan selesainya proses penataan. Apabila pembangunan dan beautifikasi telah rampung, mudah-mudahan banjir rob dapat tertangani dengan baik," pungkas Pram.
Sebagai informasi, NCICD merupakan infrastruktur strategis Pemprov DKI Jakarta dalam menghadapi ancaman banjir rob akibat penurunan muka tanah dan kenaikan air laut. Di Ancol Barat, tanggul dibangun sepanjang 2.106,9 meter dengan penataan lansekap seluas 5.100 meter persegi.
Pembangunan tersebut mencakup segmen Asahimas sepanjang 1.205 meter dan segmen Ancol Seafront sepanjang 901,9 meter. Pada 2025, Pemprov DKI juga membangun tanggul mitigasi Muara Angke sepanjang 1,1 kilometer.
Penanganan pesisir Jakarta akan dilanjutkan melalui skema multi-years pada 2027-2029, termasuk penguatan kawasan Muara Baru dan Green Bay. ***
| Editor | : | Senopati Ukoro |
| Kategori | : | Badminton, DKI Jakarta |












