Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
11 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
11 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
12 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
8 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Basket

KJRI Istanbul Dampingi Pemulihan 9 WNI Relawan GSF

KJRI Istanbul Dampingi Pemulihan 9 WNI Relawan GSF
Momen sembilan WNI yang sempat ditahan di Israel sampai di Istanbul, video call dengan Menlu Sugiono. (Foto: Akun Instagram Menlu Sugiono)
Jum'at, 22 Mei 2026 06:38 WIB
JAKARTA – Kebebasan sembilan Warga Negara Indonesia yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla dari penahanan otoritas Israel diiringi dengan fokus utama pada pemulihan trauma. Para relawan telah tiba di Istanbul, Turki, Kamis (21/5/2026) dan langsung menerima penanganan medis usai dilaporkan mengalami kekerasan fisik.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono telah melakukan komunikasi virtual dengan para relawan pada Jumat (22/5/2026). Negara memastikan kehadiran penuh untuk mengawal kondisi fisik dan mental para WNI sebelum proses pemulangan ke Tanah Air dilakukan.

"Konjen RI di Istanbul saat ini telah bersama dengan 9 relawan WNI. Saya juga senang dapat berkomunikasi langsung dengan teman-teman para relawan melalui video call," jelas Menteri Luar Negeri RI, Sugiono.

Proses pendampingan di lokasi dipimpin langsung oleh Kepala Perwakilan Konsul Jenderal RI di Istanbul, Darianto Harsono. Seluruh WNI berhasil dievakuasi menggunakan fasilitas otoritas Turki meski memerlukan perawatan lebih lanjut.

"Alhamdulillah hari ini bersama-sama sembilan saudara-saudari kita yang bergabung dalam misi GSF telah bersama kami. Walaupun mereka selama tiga-empat hari mengalami kekerasan fisik," terang Kepala Perwakilan Konsul Jenderal RI di Istanbul, Darianto Harsono.

Guna mengatasi dampak fisik paska penahanan, tim medis melakukan observasi ketat. Dua relawan, Herman Budianto dan Rahendro Herubowo, diarahkan untuk menjalani pemeriksaan rontgen guna menangani indikasi cedera. Pendekatan rehabilitasi dan penyembuhan sosial ini menjadi prioritas utama.

"Nanti kami akan mengupayakan kepulangan saudara-saudara kita ke Tanah Air dalam kesempatan pertama. Pemerintah Indonesia akan terus memastikan proses pemulangan seluruh WNI berjalan dengan lancar, selamat, dan sesegera mungkin," pungkasnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:inilah.com
Kategori:Basket
wwwwww