Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
19 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
23 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
21 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
17 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
6
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
19 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Nasional

Kebutuhan Sosialisasi Empat Pilar Meningkat, MPR Ajukan Anggaran Jadi Rp1,9 Triliun

Kebutuhan Sosialisasi Empat Pilar Meningkat, MPR Ajukan Anggaran Jadi Rp1,9 Triliun
Plt Sesjen MPR Siti Fauziah (MPR).
Selasa, 16 Juni 2026 08:48 WIB

JAKARTA - Guna mengoptimalkan berbagai agenda kerja anggota dewan, MPR RI mengusulkan tambahan anggaran 2027 sebesar Rp 972 miliar. Usulan penambahan pagu ini diarahkan untuk mendukung sejumlah program strategis, seperti forum serap aspirasi kebangsaan hingga sosialisasi empat pilar.

Rencana strategis tersebut secara resmi disampaikan oleh Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah. Penjelasan komprehensif ini dibeberkan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI di gedung DPR, Jakarta, Senin (15/6/2026).

Posisi Pagu Indikatif Saat Ini

Siti Fauziah menerangkan bahwa lembaganya sebenarnya telah memiliki alokasi awal. Namun, postur anggaran tersebut dinilai masih membutuhkan penyesuaian agar seluruh rencana kerja dapat terakomodasi secara maksimal.

"MPR memperoleh pagu indikatif di tahun 2027 sebesar Rp 945.577.879.000 (Rp 945 miliar) dengan alokasi program penyelenggaraan lembaga legislatif dan alat kelengkapan sebesar Rp 556.117.220.000 (Rp 556 miliar) dan program dukungan manajemen sebesar Rp 379.440.659.000 (Rp 379 miliar)," terang Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah.

Guna menunjang kegiatan turun ke masyarakat, pihaknya mengajukan usulan adanya tambahan anggaran sebesar Rp 972 miliar ke Komisi XIII DPR. Dalam usulan ini, terdapat plot anggaran Rp 50 miliar yang akan digunakan untuk forum aspirasi kebangsaan pimpinan MPR.

"Maka MPR akan mengajukan usulan tambahan anggaran di tahun 2027 sebesar Rp 972.915.302.000 (Rp 972 miliar), yaitu untuk pelaksanaan tugas pimpinan MPR sebesar Rp 50.980.105.000 (Rp 50 miliar) yang terdiri dari kegiatan forum serap aspirasi kebangsaan pimpinan MPR bersama ormas dan civitas akademika sebanyak 5 kali, silaturahmi kebangsaan sebanyak 1 kali, safari kebangsaan pimpinan MPR sebanyak 12 kali, dan penguatan nasionalisme generasi muda," urainya.

Penguatan Pilar Negara dan Penyerapan Aspirasi

Tidak hanya itu, porsi dari tambahan alokasi anggaran juga akan digunakan untuk sosialisasi empat pilar seluruh anggota. Agenda penting ini berjalan lurus dengan adanya anggaran untuk pengkajian kemajelisan.

"Lalu tambahan juga dialokasikan untuk pelaksanaan sosialisasi empat pilar dengan usulan tambahan sebesar Rp 362.793.412.000 (Rp 362 miliar), yaitu untuk kegiatan sosialisasi empat pilar untuk seluruh anggota sebanyak 7 kali, karena dengan anggaran yang ada baru bisa terlaksana 5 kali dari sosdapil. Lalu sosialisasi empat pilar oleh pimpinan MPR dan alat kelengkapan," sambungnya.

"Dan tambahan juga diperuntukkan untuk pengkajian kemajelisan sebesar Rp 111 miliar, yaitu diperuntukkan adalah untuk penyerapan aspirasi masyarakat untuk seluruh anggota sebanyak 3 kali karena kalau untuk di anggaran yang ada itu belum ada. Jadi biasanya ada 1 kali, nah ini belum ada jadi kami minta tambahan untuk 3 kali kegiatan untuk seluruh anggota," jelasnya lagi.

MPR juga menargetkan bahwa tambahan anggaran itu juga diperuntukan bakal kegiatan sarasehan kebangsaan. Ini melengkapi plot anggaran untuk pelaksanaan tugas konstitusional di angka Rp 194 miliar.

"Sehingga apabila usulan tambahan di 2027 tersebut disetujui, maka total anggaran di 2027 sebesar Rp 1.918.493.000.000 (Rp 1,9 triliun). Kami menambahkan hanya untuk kegiatan untuk anggota, sedangkan untuk program di dukungan manajemen kami sama sekali tidak meminta tambahan," tutupnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:Nasional
wwwwww