Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
8 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
2
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
3
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
4
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
Hukum
8 jam yang lalu
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
8 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
7 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Hukum

Ducati DesertX V2, Motor Petualang untuk Medan Ekstrem

Ducati DesertX V2, Motor Petualang untuk Medan Ekstrem
Motor Ducati DesertX V2.
Jum'at, 19 Juni 2026 14:49 WIB
Penulis: Bimo Putro Prihandoko
JAKARTA - Ducati mempertegas ambisinya di segmen motor adventure dengan menghadirkan DesertX V2. Generasi terbaru yang dirancang untuk menghadapi tantangan medan ekstrem sekaligus tetap nyaman digunakan dalam aktivitas harian.

Berbeda dari pembaruan model pada umumnya, DesertX V2 hadir bukan sekadar membawa perubahan kosmetik.

Pabrikan asal Italia itu melakukan sejumlah revisi fundamental yang menyentuh aspek ergonomi, distribusi bobot, hingga kemampuan eksplorasi lintas medan. Salah satu perubahan paling signifikan terlihat pada penggunaan tangki bahan bakar polimer berkapasitas 18 liter yang lebih ramping dan ringan.

Ducati menempatkan volume bahan bakar serendah mungkin untuk menghasilkan titik gravitasi yang lebih rendah sehingga meningkatkan stabilitas dan kendali motor, terutama saat melintasi jalur off-road teknis.

Dari sisi ergonomi, DesertX V2 dirancang agar lebih ramah bagi berbagai postur pengendara. Tinggi jok standar berada di angka 880 mm, namun dapat diturunkan hingga 840 mm melalui opsi jok rendah dan kit suspensi khusus.

Langkah ini membuat motor adventure berkarakter ekstrem tersebut menjadi lebih mudah diakses oleh pengendara dengan postur tubuh yang lebih pendek tanpa mengurangi kemampuan jelajahnya.

Ducati juga menyempurnakan area bodi samping dengan tekstur khusus yang membantu pengendara menjaga keseimbangan saat berdiri di atas footstep ketika melintasi jalur berbatu, tanjakan curam, maupun lintasan berpasir.

Sementara itu, desain dasbor horizontal yang minimalis dipadukan utility bar standar memberikan ruang lebih luas bagi pemasangan perangkat navigasi tambahan yang menjadi kebutuhan utama para petualang jarak jauh.

DesertX V2 lahir dari pengalaman panjang Ducati dalam berbagai kompetisi off-road internasional. Pengembangan motor ini disebut mengadopsi sejumlah pelajaran penting dari arena balap reli dan enduro yang dikenal sebagai salah satu lingkungan paling keras bagi kendaraan roda dua.

CEO Ducati, Jimmy, menegaskan bahwa DesertX V2 merupakan representasi terbaru filosofi Ducati dalam menghadirkan motor yang mampu digunakan sehari-hari sekaligus memiliki performa kompetitif di medan berat.

"DesertX V2 adalah hasil evolusi panjang yang kami bangun dari pengalaman balap dan kebutuhan pengendara adventure modern," ungkap Jimmy dalam rilisnya, Jumat (19/6/2026).

"Kami ingin menghadirkan motor yang mudah dikendarai oleh siapa pun, tetapi tetap memiliki kemampuan luar biasa ketika dibawa ke medan paling menantang," lanjut Jimmy.

Dengan kombinasi desain yang lebih ergonomis, distribusi bobot yang lebih baik, serta kemampuan eksplorasi yang ditingkatkan, Ducati DesertX V2 diposisikan sebagai salah satu pemain paling serius di segmen adventure premium.

Motor ini sekaligus menegaskan bahwa Ducati tidak hanya ingin bersaing di jalan raya, tetapi juga siap bertarung di jalur tanah, bebatuan, gurun, hingga lintasan ekstrem yang selama ini menjadi arena para petualang sejati.

"DesertX V2 bukan sekadar motor baru. Ini adalah interpretasi terbaru Ducati tentang kebebasan, eksplorasi, dan petualangan tanpa batas," tutur Jimmy. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Hukum, DKI Jakarta
wwwwww