Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
21 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
2
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
21 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
20 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
20 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
20 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
6
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini

Prabowo: Ada Kekuatan Besar Inginkan Indonesia Tetap Miskin, Tidak Suka Pemerintahan yang Bersih

Prabowo: Ada Kekuatan Besar Inginkan Indonesia Tetap Miskin, Tidak Suka Pemerintahan yang Bersih
Prabowo Subianto
Kamis, 18 Agustus 2016 09:54 WIB
JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, mengingatkan, Indonesia sedang dalam ancaman kekuatan besar. Menurutnya, ada yang menginginkan Indonesia untuk menjadi negara suruhan.

"Banyak kekuatan besar ingin Indonesia selalu lemah, mereka ingin rakyat Indonesia selalu miskin. Ingin Indonesia menjadi negara kacung, mereka tidak suka Indonesia punya pemerintahan yang bersih," kata Prabowo seperti dikutip dari akunnya di Facebook dalam menyambut kemerdekaan Indonesia, Kamis 18 Agustus 2016.

Mantan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) itu mengingatkan agar seluruh pihak bersama-sama berjuang untuk terus peduli terhadap negara.

"Kita tidak ingin menjadi bangsa kacung, kita tidak ingin menjadi bangsa miskin. Mari kita selamatkan masa depan kita. Mari kita wujudkan cita-cita Bung Karno, Bung Hatta, Bung Sjahrir dan mereka yang telah berkorban jiwa dan raga untuk Republik Indonesia," tulis Prabowo.

Pria kelahiran 17 Oktober 1951 ini merupakan putra dari begawan ekonomi Indonesia Soemitro Djojohadikoesoemo. Dalam pemilihan Presiden tahun 2014, ia sempat mencalonkan diri bersama Hatta Rajasa untuk bersaing dengan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Ternyata, mayoritas rakyat memilih Jokowi-JK.***

Editor:sanbas
Sumber:viva.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww