Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Massa Demo Tolak RUU HIP Menyemut
Peristiwa
14 jam yang lalu
Massa Demo Tolak RUU HIP Menyemut
2
'Papuan Lives Matter' jadi Potret Rasisme di Indonesia, Negara Diminta Hadir
Umum
16 jam yang lalu
Papuan Lives Matter jadi Potret Rasisme di Indonesia, Negara Diminta Hadir
3
Formappi Sebut Baleg seperti Hanggar Anggaran
DPR RI
15 jam yang lalu
Formappi Sebut Baleg seperti Hanggar Anggaran
4
Ini Empat PR 20 Komisioner BPKN yang Baru dalam Tiga Tahun Mendatang
Pemerintahan
6 jam yang lalu
Ini Empat PR 20 Komisioner BPKN yang Baru dalam Tiga Tahun Mendatang
5
Massa FPI minta Paripurna Mencabut RUU HIP
Peristiwa
13 jam yang lalu
Massa FPI minta Paripurna Mencabut RUU HIP
6
DPD RI Dorong Kemandirian Fiskal Daerah melalui Sejumlah RUU
DPD RI
12 jam yang lalu
DPD RI Dorong Kemandirian Fiskal Daerah melalui Sejumlah RUU

3.800 Warga Masih Mengungsi di Markas Koramil, Kodim dan Polsek di Wamena

3.800 Warga Masih Mengungsi di Markas Koramil, Kodim dan Polsek di Wamena
Para korban kerusuhan Wamena di pengungsian. (liputan6.com)
Sabtu, 05 Oktober 2019 22:07 WIB
JAKARTA - Sekitar 3.800 warga masih mengungsi di markas Koramil, Kodim dan Polsek di Wamena, Jayawijaya, Papua.

''Khusus di Wamena, ada 3.800-an pengungsi ikut di beberapa tempat, Koramil, Kodim, maupun Polsek,'' kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, usai peringatan HUT ke-74 TNI di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (5/10/2019), seperti dikutip dari liputan6.com.

Sementara itu, di Jayapura terdata sebanyak 8.600 pengungsi. Mereka yang tinggal di penampungan kurang lebih 3.500 pengungsi.

''Karena yang 5.000 pengungsi lainnya ikut saudaranya di Jayapura,'' kata Hadi.

Panglima TNI memastikan pelayanan kesehatan dan logistik terhadap para pengungsi yang tinggal di lokasi-lokasi pengungsian berjalan baik.

''Logistik tidak ada masalah, bantuan kesehatan, termasuk dapur umum lapangan di Wamena berlangsung baik,'' jelas Hadi.

Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan, kata dia, terus memantau kondisi para pengungsi yang tersebar di Wamena maupun Jayapura.

Kementerian PUPR juga segera merehabilitasi gedung-gedung yang rusak dan kemungkinan akan membangun hunian sementara bagi pengungsi

''Ada juga paguyuban, seperti paguyuban dari Makassar, Madura, dan Sumatera Barat yang mereka ikut memfasilitasi pengungsi,'' papar Hadi.

Panglima TNI menegaskan, pihaknya juga telah mengerahkan kekuatan dalam rangka mendukung Polri di beberapa tempat di Papua, termasuk di Jayapura dan Wamena.

''Tujuannya untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat Wamena, Ilaga, dan Oksibil bahwa stabilitas keamanan terus akan dijaga sehingga perekonomian di wilayah tersebut dapat berjalan dengan baik,'' jelas Hadi.***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:Ragam

wwwwww