Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum Projamin Ambroncius Dijemput Paksa Usai Jadi Tersangka
Hukum
21 jam yang lalu
Ketum Projamin Ambroncius Dijemput Paksa Usai Jadi Tersangka
2
Virus Nipah Diwaspadai Jadi Pandemi Baru, Tingkat Kematian 75%, Ini Gejala dan Cara Mencegahnya
Kesehatan
14 jam yang lalu
Virus Nipah Diwaspadai Jadi Pandemi Baru, Tingkat Kematian 75%, Ini Gejala dan Cara Mencegahnya
3
Presiden Lantik Listyo Sigit jadi Kapolri
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Presiden Lantik Listyo Sigit jadi Kapolri
4
Disuntik Vaksin Sinovac Dosis Kedua, Jokowi: Seperti 2 Minggu Lalu, Tidak Terasa
Kesehatan
13 jam yang lalu
Disuntik Vaksin Sinovac Dosis Kedua, Jokowi: Seperti 2 Minggu Lalu, Tidak Terasa
5
Waspada! Tingkat Kematian Virus Nipah 75 persen, Kelelawar dari Malaysia Bergerak ke Sumatera
Nasional
12 jam yang lalu
Waspada! Tingkat Kematian Virus Nipah 75 persen, Kelelawar dari Malaysia Bergerak ke Sumatera
6
Populasi Muslim di 3 Negara Ini Akan Kalahkan Indonesia
Umum
15 jam yang lalu
Populasi Muslim di 3 Negara Ini Akan Kalahkan Indonesia

5.500 Pengungsi Korban Rusuh Wamena Butuh Bantuan Makanan, Pakaian, Susu Balita, Popok Bayi dan Pembalut

5.500 Pengungsi Korban Rusuh Wamena Butuh Bantuan Makanan, Pakaian, Susu Balita, Popok Bayi dan Pembalut
Rumah-rumah warga dibakar massa saat kerusuhan di Wamena, Jayawijaya, Senin lalu. (int)
Sabtu, 28 September 2019 13:43 WIB
JAYAPURA - Sekitar 5.500 warga korban kerusuhan di Wamena, Jayawijaya, Papua, yang mengungsi ke markas Komando Distrik Militer 1702 Jayawijaya, kini darurat logistik.

Dikutip dari merdeka.com yang melansir antara, mereka sangat membutuhkan makanan, pakaian serta barang-barang keperluan anak-anak dan perempuan.

Komandan Distrik Militer 1702 Jayawijaya Letkol Inf Candra Dianto di Jayapura, Sabtu (28/9), mengatakan, warga yang mengungsi di markas Kodim umumnya hanya membawa baju di badan saat berusaha menghindari dampak kerusuhan di Wamena.

Sementara bantuan pangan dari pemerintah untuk pengungsi korban kerusuhan Wamena, menurut dia, saat ini baru difokuskan ke satu posko pengungsian.

''Kami minta informasi ini disebarkan seluas-luasnya agar banyak pihak yang tergerak untuk membantu para korban yang kini tengah mengungsi,'' katanya melalui telepon seluler.

''Bantuan dari Pemerintah Provinsi Papua hanya tersalur ke posko pengungsian Gedung Okumarek yang dibuka oleh Pemerintah Kabupaten Jayawijaya,'' ia menambahkan.

Komando Distrik Militer 1702 Jayawijaya, menurut dia, sampai sekarang hanya mengandalkan bantuan logistik yang masih tersedia di markas.

''Pengungsi tidak mau ke Okumarek. Warga maunya di Kodim, sementara dapur lapangan Pemda ada di Okumarek,'' katanya.

Ditambahkannya, selain makanan dan pakaian, pengungsi membutuhkan susu untuk balita, popok bayi dan pembalut untuk perempuan.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam
GoNews Bantuan untuk Perantau Minang Korban Rusuh Wamena Kembali Disalurkan Rp2,6 Miliar
GoNews Korban Rusuh Wamena, 702 Perantau Sumbar Pulang ke Kampung, 159 Orang Usia Sekolah
GoNews IKM Minta Bupati Jayawijaya Temui Pengungsi di Semua Posko di Wamena, Jangan Hanya di Kodim
GoNews 3.800 Warga Masih Mengungsi di Markas Koramil, Kodim dan Polsek di Wamena
GoNews Sudah Lebih 10 Ribu Orang Gunakan Hercules Tinggalkan Wamena Pasca Kerusuhan
GoNews Pulangkan Perantau dari Wamena, Pemprov Sumbar Buka Rekening Khusus di Bank Nagari, Ini Nomornya
GoNews Gubernur Imbau Warga Sumbar di Kampung dan Rantau Bantu Pemulangan Perantau Minang dari Wamena, Butuh Rp4,5 Miliar
GoNews Kedatangan Jenazah 8 Perantau Sumbar Korban Rusuh Wamena di Bandara Minangkabau Disambut Isak Tangis
GoNews Harta Bendanya Ludes, Lebih 900 Perantau Minang di Wamena Berharap Dipulangkan
GoNews Lagi, Tim Pengabdi FPP UNP Lakukan Program Pengembangan Nagari Binaan di Kawasan Agrowisata Payo Solok
GoNews Isteri Petani di Kapelgam Pessel Ini Dilatih Mengolah Semangka Afkir Menjadi Aneka Produk Olahan Makanan
GoNews Ciptakan Peluang Kerja, Remaja Putri Beserta Ibu-ibu di Maninjau Ini Diberikan Pelatihan Tata Rias dan Mahendi
GoNews Sehat Belum Tentu Bugar, Begini Perbedaannya
GoNews Antisipasi COVID – 19, Smartfren Antisipasi Kenaikan Trafik Data
GoNews 789.381 Guru Honorer Tak Bisa Digaji Gunakan Dana BOS, PGRI Minta Mendikbud Revisi Juknis
GoNews Hasil Survei Indo Barometer, Prabowo dan Anies Baswedan Capres Terkuat pada Pilpres 2024
GoNews Korban Tewas Akibat Virus Corona Jadi 6 Orang, Iran Tutup Sekolah dan Kampus
GoNews Angin Panas Berkecepatan 60 Kilometer/Jam Terjang Sumbar
wwwwww