Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bicara Tenis Meja, Ling Ling Agustin: Itu Banyolan Doang
Olahraga
18 jam yang lalu
Bicara Tenis Meja, Ling Ling Agustin: Itu Banyolan Doang
2
Krisna Bayu Sarankan Lifter Deni Minta Maaf
Olahraga
24 jam yang lalu
Krisna Bayu Sarankan Lifter Deni Minta Maaf
3
Kapolda Jabar dan Muspida Bandung Ditemui OC Piala Menpora 2021
Olahraga
17 jam yang lalu
Kapolda Jabar dan Muspida Bandung Ditemui OC Piala Menpora 2021
4
Ternyata Deni dan Eko Sudah Bikin Janji Tampil Habis-habisan
Olahraga
22 jam yang lalu
Ternyata Deni dan Eko Sudah Bikin Janji Tampil Habis-habisan
5
Soal Pencoretan dari Pelatnas, Deni: Saya Tak Pernah Dapat Surat Teguran
Olahraga
22 jam yang lalu
Soal Pencoretan dari Pelatnas, Deni: Saya Tak Pernah Dapat Surat Teguran
6
Aturan Investasi Miras Dicabut, Gelora Apresiasi Presiden
Politik
20 jam yang lalu
Aturan Investasi Miras Dicabut, Gelora Apresiasi Presiden

Sudah Lebih 10 Ribu Orang Gunakan Hercules Tinggalkan Wamena Pasca Kerusuhan

Sudah Lebih 10 Ribu Orang Gunakan Hercules Tinggalkan Wamena Pasca Kerusuhan
Warga memadati Bandara Wamena, menunggu giliran dievakuasi. (dok)
Sabtu, 05 Oktober 2019 12:08 WIB
JAYAPURA - Hingga 4 Oktober 2019, sudah 10.080 orang warga meninggalkan Wamena menggunakan pesawat Hercules pasca kerusuhan mematikan di ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Papua tersebut.

Data tersebut diungkapkan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Silas Papare Marsma TNI Tri Bowo Budi Santoso. Dikatakan Tri, pada 4 Oktober 2019, pihaknya melaksanakan penerbangan rutin ke Wamena dengan delapan sorti. Menurut Tri, dari delapan sorti tersebut, enam sorti ke Jayapura lalu dua sorti ke Biak dan Timika.

''Jadi dari Lanud Silas Papare dua hercules, satu dari Biak dan satu lagi membawa bantuan dari presiden,'' katanya ketika dihubungi melalui telepon selulernya di Jayapura, Sabtu, seperti dikutip dari republika.co.id.

Ads

Sementara itu, bantuan ke Wamena tercatat berbobot 154.974 kilogram. Tri berharap situasi segera pulih sehingga para pengungsi bisa kembali ke Wamena dan menghidupkan kembali suasana di wilayah tersebut.

''Dari pantauan terakhir kami, toko-toko di Wamena sudah mulai buka di mana aparat keamanan juga sudah ditambah jumlahnya,'' katanya.

Tri mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi relawan-relawan yang membantu para pengungsi dari Wamena di tempat-tempat pengungsian. Keberadaan para relawan diharapkan dapat membantu warga menghilangkan rasa trauma.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam
wwwwww