Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
21 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
2
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
21 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
20 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
20 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
20 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
6
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini

Sudah Lebih 10 Ribu Orang Gunakan Hercules Tinggalkan Wamena Pasca Kerusuhan

Sudah Lebih 10 Ribu Orang Gunakan Hercules Tinggalkan Wamena Pasca Kerusuhan
Warga memadati Bandara Wamena, menunggu giliran dievakuasi. (dok)
Sabtu, 05 Oktober 2019 12:08 WIB
JAYAPURA - Hingga 4 Oktober 2019, sudah 10.080 orang warga meninggalkan Wamena menggunakan pesawat Hercules pasca kerusuhan mematikan di ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Papua tersebut.

Data tersebut diungkapkan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Silas Papare Marsma TNI Tri Bowo Budi Santoso. Dikatakan Tri, pada 4 Oktober 2019, pihaknya melaksanakan penerbangan rutin ke Wamena dengan delapan sorti. Menurut Tri, dari delapan sorti tersebut, enam sorti ke Jayapura lalu dua sorti ke Biak dan Timika.

''Jadi dari Lanud Silas Papare dua hercules, satu dari Biak dan satu lagi membawa bantuan dari presiden,'' katanya ketika dihubungi melalui telepon selulernya di Jayapura, Sabtu, seperti dikutip dari republika.co.id.

Sementara itu, bantuan ke Wamena tercatat berbobot 154.974 kilogram. Tri berharap situasi segera pulih sehingga para pengungsi bisa kembali ke Wamena dan menghidupkan kembali suasana di wilayah tersebut.

''Dari pantauan terakhir kami, toko-toko di Wamena sudah mulai buka di mana aparat keamanan juga sudah ditambah jumlahnya,'' katanya.

Tri mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi relawan-relawan yang membantu para pengungsi dari Wamena di tempat-tempat pengungsian. Keberadaan para relawan diharapkan dapat membantu warga menghilangkan rasa trauma.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam
wwwwww