Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
2
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
Politik
19 jam yang lalu
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
3
'Gelora Kemerdekaan 2020' dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
Politik
20 jam yang lalu
Gelora Kemerdekaan 2020 dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
4
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
Politik
18 jam yang lalu
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
5
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
Politik
19 jam yang lalu
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
6
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing
Peristiwa
19 jam yang lalu
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing

Sudah Lebih 10 Ribu Orang Gunakan Hercules Tinggalkan Wamena Pasca Kerusuhan

Sudah Lebih 10 Ribu Orang Gunakan Hercules Tinggalkan Wamena Pasca Kerusuhan
Warga memadati Bandara Wamena, menunggu giliran dievakuasi. (dok)
Sabtu, 05 Oktober 2019 12:08 WIB
JAYAPURA - Hingga 4 Oktober 2019, sudah 10.080 orang warga meninggalkan Wamena menggunakan pesawat Hercules pasca kerusuhan mematikan di ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Papua tersebut.

Data tersebut diungkapkan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Silas Papare Marsma TNI Tri Bowo Budi Santoso. Dikatakan Tri, pada 4 Oktober 2019, pihaknya melaksanakan penerbangan rutin ke Wamena dengan delapan sorti. Menurut Tri, dari delapan sorti tersebut, enam sorti ke Jayapura lalu dua sorti ke Biak dan Timika.

''Jadi dari Lanud Silas Papare dua hercules, satu dari Biak dan satu lagi membawa bantuan dari presiden,'' katanya ketika dihubungi melalui telepon selulernya di Jayapura, Sabtu, seperti dikutip dari republika.co.id.

Sementara itu, bantuan ke Wamena tercatat berbobot 154.974 kilogram. Tri berharap situasi segera pulih sehingga para pengungsi bisa kembali ke Wamena dan menghidupkan kembali suasana di wilayah tersebut.

''Dari pantauan terakhir kami, toko-toko di Wamena sudah mulai buka di mana aparat keamanan juga sudah ditambah jumlahnya,'' katanya.

Tri mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi relawan-relawan yang membantu para pengungsi dari Wamena di tempat-tempat pengungsian. Keberadaan para relawan diharapkan dapat membantu warga menghilangkan rasa trauma.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam

wwwwww