Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tren Elektabilitas PD dan AHY Konsisten Naik Pada Tiga Survei Nasional
Politik
18 jam yang lalu
Tren Elektabilitas PD dan AHY Konsisten Naik Pada Tiga Survei Nasional
2
Jangankan Mudik, Sekedar Mau Beli Baju Lebaran Warga Kabupaten Juga Tak Boleh Masuk Pekanbaru
Peristiwa
16 jam yang lalu
Jangankan Mudik, Sekedar Mau Beli Baju Lebaran Warga Kabupaten Juga Tak Boleh Masuk Pekanbaru
3
HMI-MPO Cabang Bogor Tuntut Usut Tuntas Mafia Covid-19
Hukum
19 jam yang lalu
HMI-MPO Cabang Bogor Tuntut Usut Tuntas Mafia Covid-19
4
Ejek Kemampuan Densus 88, Teroris OPM: Memang Bisa Lawan Gerilyawan?
Hukum
16 jam yang lalu
Ejek Kemampuan Densus 88, Teroris OPM: Memang Bisa Lawan Gerilyawan?
5
Galank Gunawan akan Beradu Rebound dengan Jamarr Johnson
Olahraga
18 jam yang lalu
Galank Gunawan akan Beradu Rebound dengan Jamarr Johnson
6
Kerennya Emoney Edisi IBL dan Tim Nasional
Olahraga
18 jam yang lalu
Kerennya Emoney Edisi IBL dan Tim Nasional

Sudah Lebih 10 Ribu Orang Gunakan Hercules Tinggalkan Wamena Pasca Kerusuhan

Sudah Lebih 10 Ribu Orang Gunakan Hercules Tinggalkan Wamena Pasca Kerusuhan
Warga memadati Bandara Wamena, menunggu giliran dievakuasi. (dok)
Sabtu, 05 Oktober 2019 12:08 WIB
JAYAPURA - Hingga 4 Oktober 2019, sudah 10.080 orang warga meninggalkan Wamena menggunakan pesawat Hercules pasca kerusuhan mematikan di ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Papua tersebut.

Data tersebut diungkapkan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Silas Papare Marsma TNI Tri Bowo Budi Santoso. Dikatakan Tri, pada 4 Oktober 2019, pihaknya melaksanakan penerbangan rutin ke Wamena dengan delapan sorti. Menurut Tri, dari delapan sorti tersebut, enam sorti ke Jayapura lalu dua sorti ke Biak dan Timika.

''Jadi dari Lanud Silas Papare dua hercules, satu dari Biak dan satu lagi membawa bantuan dari presiden,'' katanya ketika dihubungi melalui telepon selulernya di Jayapura, Sabtu, seperti dikutip dari republika.co.id.

Sementara itu, bantuan ke Wamena tercatat berbobot 154.974 kilogram. Tri berharap situasi segera pulih sehingga para pengungsi bisa kembali ke Wamena dan menghidupkan kembali suasana di wilayah tersebut.

''Dari pantauan terakhir kami, toko-toko di Wamena sudah mulai buka di mana aparat keamanan juga sudah ditambah jumlahnya,'' katanya.

Tri mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi relawan-relawan yang membantu para pengungsi dari Wamena di tempat-tempat pengungsian. Keberadaan para relawan diharapkan dapat membantu warga menghilangkan rasa trauma.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam
wwwwww