Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Baleg DPR akan Lanjutkan Proses RUU Pemilu
DPR RI
20 jam yang lalu
Baleg DPR akan Lanjutkan Proses RUU Pemilu
2
Sempat Positif Covid-19, Perajin di Pesisir Selatan Ciptakan Batik Motif Virus Corona
Peristiwa
24 jam yang lalu
Sempat Positif Covid-19, Perajin di Pesisir Selatan Ciptakan Batik Motif Virus Corona
3
Miris, Saat Bantu Orang Tua Bikin Batu Bata, Siswi SD di Pekanbaru Ini Kehilangan Tangannya
Umum
22 jam yang lalu
Miris, Saat Bantu Orang Tua Bikin Batu Bata, Siswi SD di Pekanbaru Ini Kehilangan Tangannya
4
Lengkap Dukungan Buat LBP Kata Tigor Tanjung
Olahraga
13 jam yang lalu
Lengkap Dukungan Buat LBP Kata Tigor Tanjung
5
Harga Jual Kembali Emas Batangan Antam per 23 Januari
Umum
22 jam yang lalu
Harga Jual Kembali Emas Batangan Antam per 23 Januari

Tak Peduli Protes Rakyat, Jokowi Teken Perpres Kenaikan Iuran BPJS

Tak Peduli Protes Rakyat, Jokowi Teken Perpres Kenaikan Iuran BPJS
Ilustrasi. (poskotanews)
Rabu, 30 Oktober 2019 15:10 WIB
JAKARTA - Protes rakyat terhadap rencana pemerintah menaikkan iuran BPJS Kesehatan ternyata tak dipedulikan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Buktinya, Jokowi telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Dikutip dari poskotanews.com, berdasarkan Perpres tersebut maka kenaikan iuran BPJS  akan  dimulai pada awal tahun 2020.   Perpres ini mengubah Pasal 29 sehingga menjadi berbunyi: 1. Iuran bagi Peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran) Jaminan Kesehatan dan penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah yaitu sebesar Rp42.000,00 (empat puluh dua ribu rupiah) per orang per bulan.

Seperti dilansir laman Setkab.go.id peserta Bukan Penerima Upah Menurut Perpres ini, Iuran bagi Peserta PBPU (Peserta Bukan Penerima Upah) dan Peserta BP (Bukan Pekerja) yaitu sebesar: a. Rp42.000,00 (empat puluh dua ribu rupiah) per orang per bulan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas III.

Selain itu, Rp110.000,00 (seratus sepuluh ribu rupiah) per orang per bulan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas II; atau c. Rp160.000,00 (seratus enam puluh ribu rupiah) per orang per bulan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas I.

Adapun iuran bagi Peserta PPU (Pekerja Penerima Upah) yang terdiri atas Pejabat Negara, pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, PNS, Prajurit, Anggota Polri, kepala desa dan perangkat desa, dan Pekerja/pegawai sebagaimana dimaksud yaitu sebesar 5% (lima persen) dari Gaji atau Upah per bulan.

Pembayaran iuran dengan  ketentuan sebagai berikut: a. 4% (empat persen) dibayar oleh Pemberi Kerja; dan b. 1% (satu persen) dibayar oleh Peserta, bunyi Pasal 30 ayat (2) Perpres No. 75/2019.

Kewajiban Pemberi Kerja dalam membayar Iuran sebagaimana dimaksud, menurut Perpres ini, dilaksanakan oleh: a. Pemerintah Pusat untuk Iuran bagi Pejabat Negara, PNS pusat, Prajurit, Anggota Polri, dan Pekerja/pegawai instansi pusat; dan b. Pemerintah Daerah untuk Iuran bagi kepala daerah dan wakil kepala daerah, pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, PNS daerah, kepala desa dan perangkat desa dan Pekerja/pegawai instansi daerah.***

Editor:hasan b
Sumber:poskotanews.com
Kategori:Ragam
GoNews Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Tetap 100 Persen, Fahmi: Kalau Keberatan, Opsinya Turun Kelas
GoNews Iuran BPJS Kesehatan Naik Mulai Hari Ini, Ini Besarannya Masing-masing Kelas
GoNews Selain Iuran BPJS Kesehatan, Tahun Depan Pemerintah Juga Naikkan Tarif Listrik, Jalan Tol dan . . . .
GoNews Iuran BPJS Bakal Naik, KSPI: Tak Seharusnya Kegagalan Manajemen Kelola JKN Dibebankan kepada Rakyat
GoNews 150 Ribu Buruh di 10 Provinsi Akan Demo Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan
GoNews Lagi, Tim Pengabdi FPP UNP Lakukan Program Pengembangan Nagari Binaan di Kawasan Agrowisata Payo Solok
GoNews Isteri Petani di Kapelgam Pessel Ini Dilatih Mengolah Semangka Afkir Menjadi Aneka Produk Olahan Makanan
GoNews Ciptakan Peluang Kerja, Remaja Putri Beserta Ibu-ibu di Maninjau Ini Diberikan Pelatihan Tata Rias dan Mahendi
GoNews Sehat Belum Tentu Bugar, Begini Perbedaannya
GoNews Antisipasi COVID – 19, Smartfren Antisipasi Kenaikan Trafik Data
GoNews 789.381 Guru Honorer Tak Bisa Digaji Gunakan Dana BOS, PGRI Minta Mendikbud Revisi Juknis
GoNews Hasil Survei Indo Barometer, Prabowo dan Anies Baswedan Capres Terkuat pada Pilpres 2024
GoNews Korban Tewas Akibat Virus Corona Jadi 6 Orang, Iran Tutup Sekolah dan Kampus
GoNews Angin Panas Berkecepatan 60 Kilometer/Jam Terjang Sumbar
GoNews Seluruh Siswi SMPN 1 Turi yang Hilang Ditemukan, Korban Tewas Jadi 10 Orang
GoNews Terus Meluas ke Luar China, WHO Prediksi Virus Corona Akan Menjangkiti Seluruh Negara
GoNews Virus Corona Kembali Renggut Jiwa di Korsel, Terinfeksi 346 Orang, Terbanyak di Luar China
GoNews Jenazah Siswi SMPN 1 Turi Korban Hanyut Sempat Tertukar dan Dimakamkan, Dibongkar Lagi Setelah Ketahuan
wwwwww