Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Seiring 'New Normal', Portal Akses 'Pemicu Konflik' Baiknya Dibuka
Lingkungan
16 jam yang lalu
Seiring New Normal, Portal Akses Pemicu Konflik Baiknya Dibuka
2
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
Politik
23 jam yang lalu
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
3
Tak Setuju 'New Normal'? Ini Pesan Hergun...
DPR RI
18 jam yang lalu
Tak Setuju New Normal? Ini Pesan Hergun...
4
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
Politik
24 jam yang lalu
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
5
Pilkada Desember 2020 Dinilai sebagai Pemerkosaan Politik
DPD RI
21 jam yang lalu
Pilkada Desember 2020 Dinilai sebagai Pemerkosaan Politik
6
Soal Pemurnian Virus, DPR Tegaskan Dukungan pada Penelitian menuju Vaksin
Kesehatan
23 jam yang lalu
Soal Pemurnian Virus, DPR Tegaskan Dukungan pada Penelitian menuju Vaksin

Reuni 212 Berjalan Damai, Anies Sebut Prediksi Banyak Pihak Terpatahkan

Reuni 212 Berjalan Damai, Anies Sebut Prediksi Banyak Pihak Terpatahkan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan pada Reuni 212 di Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12) pagi. (republika.co.id)
Senin, 02 Desember 2019 11:28 WIB
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri Reuni 212 di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019) pagi.

Dalam sambutannya Anies mengatakan, dirinya bersyukur karena acara yang dihadiri ratusan ribu massa itu berjalan damai, sehingga mematahkan prediksi dan kekhawatiran banyak pihak.

''Seperti tahun-tahun sebelumnya, ratusan ribu yang datang, banyak yang khawatir. Insya Allah hari ini ketika semua berkumpul maka yang dikirimkan adalah tugas pesan yang sama. Hari ini semua berjalan dengan tenang dan damai,'' kata Anies saat memberikan sambutan, seperti dikutip dari inilah.com.

Anies juga menjelaskan tentang alasan bangsa Indonesia yang sering dipuji karena keberagamannya. Sebab, banyak juga bangsa yang tidak kalah beragam, seperti Tiongkok, Papua Nugini, Afganishtan dan lain-lain.

''Mereka semua tak kalah beragam dari kita. Apa yang unik, Bangsa Indonesia dibanding yang lain? Keunikan kita adalah persatuan indonesia,'' tutupnya. ***

Editor:hasan b
Sumber:inilah.com
Kategori:Ragam

wwwwww