Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pasien Positif Covid-19 ke-118 di Riau Ternyata Warga Kepri, Saat Ini Dirawat di RSUD Arifin Achmad
Kesehatan
18 jam yang lalu
Pasien Positif Covid-19 ke-118 di Riau Ternyata Warga Kepri, Saat Ini Dirawat di RSUD Arifin Achmad
2
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Diabetes dan Jantung
Umum
16 jam yang lalu
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Diabetes dan Jantung
3
Andrianus Garu Minta Jokowi Tunda Pilkada dan Evaluasi Kabinet Jilid 2
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Andrianus Garu Minta Jokowi Tunda Pilkada dan Evaluasi Kabinet Jilid 2
4
Ingin Bayar Listrik dengan Mobile Banking, ID Pelanggan Justru Diblokir PLN
Nasional
9 jam yang lalu
Ingin Bayar Listrik dengan Mobile Banking, ID Pelanggan Justru Diblokir PLN
5
Perombakan Direksi PT Hutama Karya, Lukman Edy Tetap Jabat Wakil Komisaris
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Perombakan Direksi PT Hutama Karya, Lukman Edy Tetap Jabat Wakil Komisaris
6
Pastikan Pasokan Makanan, Sufmi Dasco Kunjungi Posko Masak Covid-19
Peristiwa
15 jam yang lalu
Pastikan Pasokan Makanan, Sufmi Dasco Kunjungi Posko Masak Covid-19

Tolong, 100 Santriwati Terjebak Banjir di Cipanas

Tolong, 100 Santriwati Terjebak Banjir di Cipanas
Banjir bandang menerjang Lebak. (tempo.co)
Kamis, 02 Januari 2020 11:10 WIB
LEBAK - Camat Cipanas, Lebak, Banten, Najamudin, mengatakan, sekitar 100 santriwati terjebak banjir di Kampung Nunggul, Desa Sukasari, Kecamatan Cipanas.

Najamuddin mengharapkan bantuan Tim SAR untuk segera mengevakuasi para santriwati tersebut.

''Ada yang terjebak banjir sekitar 100 orang santri, semuanya perempuan, di Kampung Nunggul, Desa Sukasari, enggak bisa keluar. Tiga orang di tengah sawah juga ada yang terjebak,'' ujar Najamudin, Rabu (1/1/2020), seperti dikutip dari sindonews.com.

Warga sangat membutuhkan Tim SAR dan perahu karet untuk mengevakuasi warga yang terjebak di rumah, sawah, dan pondok pesantren.

Warga sudah mengungsi ke berbagai tempat, seperti gedung sekolah dan masjid yang dirasa lebih aman. Namun warga khawatir air semakin meninggi.

''Sudah pada mengungsi. Barang berharga, mobil, hewan ternak, engga bisa selamat, hanyut kebawa derasnya air,'' ucapnya.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam

wwwwww