Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dampak Kerumunan Pilkada dan Libur Akhir Tahun harus Diantisipasi
MPR RI
18 jam yang lalu
Dampak Kerumunan Pilkada dan Libur Akhir Tahun harus Diantisipasi
2
Minta Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Bansos Siak, Komisi III DPR RI Sambangi Kejati Riau
Politik
4 jam yang lalu
Minta Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Bansos Siak, Komisi III DPR RI Sambangi Kejati Riau
3
RDPU dengan DPR, Ferry J Kono: Masih Banyak Yang Belum Memahami Peran KOI
Olahraga
17 jam yang lalu
RDPU dengan DPR, Ferry J Kono: Masih Banyak Yang Belum Memahami Peran KOI
4
Kepincut Teqball, Mantan Pemain Timnas: Ada Kenikmatan dan Keindahan
Olahraga
24 jam yang lalu
Kepincut Teqball, Mantan Pemain Timnas: Ada Kenikmatan dan Keindahan
5
Kikis Fanatisme dan Radikalisme, Pemerintah Disarankan Hidupkan Dialog
MPR RI
22 jam yang lalu
Kikis Fanatisme dan Radikalisme, Pemerintah Disarankan Hidupkan Dialog
6
Allysa Amalia, Pengidola Cheong Min Tan Ingin Raih Prestasi Dunia
Olahraga
19 jam yang lalu
Allysa Amalia, Pengidola Cheong Min Tan Ingin Raih Prestasi Dunia

Jembatan Gantung Putus, 10 Remaja Tewas, Begini Kronologisnya

Jembatan Gantung Putus, 10 Remaja Tewas, Begini Kronologisnya
Jembatan gantung yang putus di Desa Manau Sembilan II, Kecamatan Padang Guci Hulu, Kaur, Bengkulu. (kompas.com)
Selasa, 21 Januari 2020 07:46 WIB
BENGKULU - Sepuluh remaja meninggal dunia akibat putusnya jembatan gantung di Desa Manau Sembilan II, Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur, Bengkulu, Ahad (19/1/2020), sekira pukul 15.00 WIB.

Dikutip dari kompas.com, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, Ujang Syafiri menjelaskan, jembatan putus saat serombongan remaja berada di atasnya.

Kawasan tersebut merupakan objek wisata Desa Batu Luwis yang sering dikunjungi.

Para korban berada di atas jembatan sambil bercengkrama dan melakukan kegiatan swafoto. 

Kebetulan arus sungai saat itu dalam kondisi deras terjadi banjir.

Diduga karena kelebihan beban, jembatan putus, para korban di atas jembatan berjatuhan ke arus sungai yang kebetulan dalam kondisi banjir.

''Remaja-remaja itu berwisata di atas jembatan sambil swafoto,'' kata Ujang, Ahad (19/1/2020).

Jembatan putus, diduga akibat kelebihan kapasitas. Selain itu, ada dugaan saat di atas jembatan para remaja menggoyang-goyangkan jembatan.

Sepuluh jasad korban meninggal telah diserahkan tim SAR kepada pihak keluarga masing-masing untuk dikebumikan. ***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww