Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Seiring 'New Normal', Portal Akses 'Pemicu Konflik' Baiknya Dibuka
Lingkungan
20 jam yang lalu
Seiring New Normal, Portal Akses Pemicu Konflik Baiknya Dibuka
2
Tak Setuju 'New Normal'? Ini Pesan Hergun...
DPR RI
22 jam yang lalu
Tak Setuju New Normal? Ini Pesan Hergun...
3
Forum Facebook Pekanbaru Kota Bertuah Fasilitasi Pengobatan Indah Putri
Kesehatan
5 jam yang lalu
Forum Facebook Pekanbaru Kota Bertuah Fasilitasi Pengobatan Indah Putri
4
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
DPR RI
21 jam yang lalu
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
5
Berbeda Karakater, MPR Ingin Setiap Daerah Diberi Kewenangan Khusus Tangani Covid-19
MPR RI
22 jam yang lalu
Berbeda Karakater, MPR Ingin Setiap Daerah Diberi Kewenangan Khusus Tangani Covid-19
6
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar 'Bokep' Eks Kontributor Majalah Dewasa
Pemerintahan
6 jam yang lalu
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar Bokep Eks Kontributor Majalah Dewasa

Jembatan Gantung Putus, 10 Remaja Tewas, Begini Kronologisnya

Jembatan Gantung Putus, 10 Remaja Tewas, Begini Kronologisnya
Jembatan gantung yang putus di Desa Manau Sembilan II, Kecamatan Padang Guci Hulu, Kaur, Bengkulu. (kompas.com)
Selasa, 21 Januari 2020 07:46 WIB
BENGKULU - Sepuluh remaja meninggal dunia akibat putusnya jembatan gantung di Desa Manau Sembilan II, Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur, Bengkulu, Ahad (19/1/2020), sekira pukul 15.00 WIB.

Dikutip dari kompas.com, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, Ujang Syafiri menjelaskan, jembatan putus saat serombongan remaja berada di atasnya.

Kawasan tersebut merupakan objek wisata Desa Batu Luwis yang sering dikunjungi.

Para korban berada di atas jembatan sambil bercengkrama dan melakukan kegiatan swafoto. 

Kebetulan arus sungai saat itu dalam kondisi deras terjadi banjir.

Diduga karena kelebihan beban, jembatan putus, para korban di atas jembatan berjatuhan ke arus sungai yang kebetulan dalam kondisi banjir.

''Remaja-remaja itu berwisata di atas jembatan sambil swafoto,'' kata Ujang, Ahad (19/1/2020).

Jembatan putus, diduga akibat kelebihan kapasitas. Selain itu, ada dugaan saat di atas jembatan para remaja menggoyang-goyangkan jembatan.

Sepuluh jasad korban meninggal telah diserahkan tim SAR kepada pihak keluarga masing-masing untuk dikebumikan. ***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam

wwwwww