Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ekonomi Anjlok, Wakil Ketua MPR: Bukti Kebijakan Pemerintah Tak Efektif
MPR RI
14 jam yang lalu
Ekonomi Anjlok, Wakil Ketua MPR: Bukti Kebijakan Pemerintah Tak Efektif
2
Soal Bantuan Karyawan dengan Upah di Bawah Rp5 Juta, Ini Catatan Komisi XI
DPR RI
14 jam yang lalu
Soal Bantuan Karyawan dengan Upah di Bawah Rp5 Juta, Ini Catatan Komisi XI
3
Transjakarta Siap Bayar Upah jika Tuntutan Memiliki Dasar yang Kuat
Ekonomi
8 jam yang lalu
Transjakarta Siap Bayar Upah jika Tuntutan Memiliki Dasar yang Kuat
4
Daripada Ribut, Abdul Fikri Faqih: Alihkan Anggaran POP Untuk Internet Gratis
DPD RI
11 jam yang lalu
Daripada Ribut, Abdul Fikri Faqih: Alihkan Anggaran POP Untuk Internet Gratis
5
Membaca 'Ancaman Resesi Ekonomi dan Solusinya'
DPR RI
10 jam yang lalu
Membaca Ancaman Resesi Ekonomi dan Solusinya
6
Soal Bansos Buat Pekerja, Abdul Fikri Faqih Ingatkan Jangan Sampai Timbul Kecemburuan
DPR RI
10 jam yang lalu
Soal Bansos Buat Pekerja, Abdul Fikri Faqih Ingatkan Jangan Sampai Timbul Kecemburuan

Jembatan Gantung Putus, 10 Remaja Tewas, Begini Kronologisnya

Jembatan Gantung Putus, 10 Remaja Tewas, Begini Kronologisnya
Jembatan gantung yang putus di Desa Manau Sembilan II, Kecamatan Padang Guci Hulu, Kaur, Bengkulu. (kompas.com)
Selasa, 21 Januari 2020 07:46 WIB
BENGKULU - Sepuluh remaja meninggal dunia akibat putusnya jembatan gantung di Desa Manau Sembilan II, Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur, Bengkulu, Ahad (19/1/2020), sekira pukul 15.00 WIB.

Dikutip dari kompas.com, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, Ujang Syafiri menjelaskan, jembatan putus saat serombongan remaja berada di atasnya.

Kawasan tersebut merupakan objek wisata Desa Batu Luwis yang sering dikunjungi.

Para korban berada di atas jembatan sambil bercengkrama dan melakukan kegiatan swafoto. 

Kebetulan arus sungai saat itu dalam kondisi deras terjadi banjir.

Diduga karena kelebihan beban, jembatan putus, para korban di atas jembatan berjatuhan ke arus sungai yang kebetulan dalam kondisi banjir.

''Remaja-remaja itu berwisata di atas jembatan sambil swafoto,'' kata Ujang, Ahad (19/1/2020).

Jembatan putus, diduga akibat kelebihan kapasitas. Selain itu, ada dugaan saat di atas jembatan para remaja menggoyang-goyangkan jembatan.

Sepuluh jasad korban meninggal telah diserahkan tim SAR kepada pihak keluarga masing-masing untuk dikebumikan. ***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam

wwwwww