Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Warga Sebut Sumber Api Kebakaran Lapangan Parkir Senayan City
Peristiwa
18 jam yang lalu
Warga Sebut Sumber Api Kebakaran Lapangan Parkir Senayan City
2
PJJ Belum Efektif, Dede Yusuf Dorong Penguatan
Pendidikan
11 jam yang lalu
PJJ Belum Efektif, Dede Yusuf Dorong Penguatan
3
Polisi Siapkan Pengamanan Demo Beruntun di Momentum 'Sumpah Pemuda'
Hukum
17 jam yang lalu
Polisi Siapkan Pengamanan Demo Beruntun di Momentum Sumpah Pemuda
4
Generasi Muda Ujung Tombak Pembangunan Nasional
Politik
14 jam yang lalu
Generasi Muda Ujung Tombak Pembangunan Nasional
5
Pemerintah Jajaki Kerjasama Penggunaan AI Pantau Taman Nasional Bali Barat
Lingkungan
17 jam yang lalu
Pemerintah Jajaki Kerjasama Penggunaan AI Pantau Taman Nasional Bali Barat
6
Sudah Jerat Belasan Orang, KPK Lanjutkan Pemerikasaan Kasus KTP-el
Hukum
16 jam yang lalu
Sudah Jerat Belasan Orang, KPK Lanjutkan Pemerikasaan Kasus KTP-el

Tahun 2030 Umat Islam di Rusia Diprediksi 30 Persen, 2050 Lebih 50 Persen

Tahun 2030 Umat Islam di Rusia Diprediksi 30 Persen, 2050 Lebih 50 Persen
Ribuan umat Islam shalat di Masjid Agung Moskow. (republika.co.id)
Jum'at, 24 Januari 2020 07:06 WIB
MOSKOW - Rektor Institut Islam Moskow Imam Mukhtasib Damir Mukhetdinov menulis tesis tentang evaluasi pentingnya agama Islam di Rusia. Ini untuk pertama kalinya, sebuah tesis mengenai teologi Islam diterima di universitas negeri di Rusia.

Dikutip dari republika.co.id, tesis ini menjadi topik yang hangat karena berbagai analisis mengungkapkan populasi Muslim di Rusia akan meningkat pesat.

Berdasarkan hasil analisis, pada 2030 jumlah populasi Muslim di Rusia akan mencapai 30 persen. Kemudian pada 2050 jumlah Muslim bisa lebih dari 50 persen dari populasi penduduk di Rusia.

Dilansir di Asia News, Rabu (22/1), sampai saat ini sekitar 15 juta sampai 20 juta orang Rusia menganut agama Islam. Mereka tersebar di semua wilayah. Muslim tersebar di wilayah etnis Tartar, Tatarstan, Bashkortostan dan di wilayah utara Kaukasus yang telah menetapkan Islam sebagai agama resmi.

Mulai 1990-an, perwakilan komunitas dan kelompok etnis ini mengembangkan dialog yang semakin intens. Mereka mengatasi hambatan bahasa etnis yang berbeda-beda dengan menggunakan bahasa Rusia yang umum.

Banyak masjid di Rusia sudah khutbah dalam bahasa Rusia. Organisasi-organisasi Muslim juga semakin terkonsolidasi dari waktu ke waktu.

Di Tatarstan terdapat Dewan Mufti di samping administrasi keagamaan pusat. Kemudian di Kaukasus ada pusat koordinasi regional tempat banyak mufti setempat merujuk.

Pemerintah Rusia menolak cara menghimpun semua Muslim dalam satu struktur organisasi karena akan sulit menerapkan mereka dalam satu struktur. Pemerintah lebih senang berkomunikasi dengan sekitar 80 organisasi Muslim di negaranya.

Populasi Muslim juga tumbuh di daerah-daerah yang secara historis ditempati etnis non-Muslim, seperti di daerah paling utara dan timur di Rusia. Populasi Muslim juga tumbuh di jalur-jalur imigrasi.

Memang tidak ada kesepakatan antara para ahli mengenai jumlah pasti umat Islam. Karena tidak ada tujuan khusus untuk menentukan afiliasi agama penduduk, jadi hanya berdasarkan kriteria indikatif survei saja.

Kadang-kadang persepsi bergoyang oleh peristiwa-peristiwa tertentu, seperti pertemuan umat Islam yang memenuhi jalan besar di Moskow baru-baru ini. Peristiwa ini memberikan kesan luar biasa pada ramalan apokaliptik masa depan Rusia.

Berkaitan dengan ini, Universitas Negeri Saint Petersburg telah mengumumkan akan menggelar ujian sidang disertasi pertama teologi Islam berjudul Pergerakan Islam Modern Pada Akhir Abad ke-20 Hingga Awal Abad ke-21. Tesis ini ditulis Imam Mukhtasib Damir Mukhetdinov yang juga Wakil Presiden Federasi Administrasi Agama Rusia untuk Muslim.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww