Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton
Atasi Sampah di Bantargebang (bagian-6)

Landfill TPST Bantargebang Dilapis  Membran

Landfill TPST Bantargebang Dilapis  Membran
Minggu, 27 November 2016 19:52 WIB
JAKARTA - Salah satu hal terpenting dalam pengelolaan sampah menggunakan metode sanitary landfill adalah melakukan penutupan (covering) pada landfill. Penutupan landfill TPST Bantargebang direncanakan dengan geomembrane berkualitas tinggi. Tahun ini jumlah membran yang disiapkan untuk penutupan seluas 10 Hektar.

Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Isnawa Adji menjelaskan, tujuan dari penutupan landfill tersebut antara lain untuk menghidari berkembang biaknya berbagai vektor penyakit seperti tikus dan lalat, mengurangi bau, menambah kestabilan permukaan, meningkatkan estetika lingkungan dan mengisolasi sampah.

"Gas Methane yang dihasilkan dari landfill akan makin sedikit yang lepas ke atmosfir dengan dilakukan covering geomenbrane ini. Gas Methane dapat menyebabkan efek rumah kaca dan memperparah pemanasan global. Gas Methane juga akan makin untuk disalurkan ke Power Plant. Harapannya produksi listrik PTSa Bantargebang ke depan dapat lebih meningkat," kata Kepala Unit Pengelolaan Sampah Terpadu (UPST) Dinas Kebersihan, Asep Kuswanto.

Asep mengatakan, unit yang dipimpinannya berupaya memperbaiki pengelolaan TPST Bantargebang.

"Kami berupaya melakukan pengelolaan dengan baik. Pengelolaan secara swakelola harus lebih baik dari pengelolaan oleh swasta, baik secara teknis maupun lingkungan," kata dia menegaskan. (rls)

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, DKI Jakarta
wwwwww