Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton
Atasi Sampah di Bantargebang (bagian-2)

Pengolahan Air Sampah TPST Bantargebang Diperbaiki

Pengolahan Air Sampah TPST Bantargebang Diperbaiki
TPST Bantargebang. (istimewa)
Minggu, 27 November 2016 19:35 WIB
JAKARTA - Perbaikan sarana Instalasi Pengolah Air Sampah (IPAS) di TPST Bantargebang juga menjadi prioritas kegiatan oleh Dinas Kebersihan Provinsi DKI Jakarta akhir tahun ini.

Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan,  perbaikan IPAS tersebut diharapkan pengelolaan air sampah (leachet/lindi) yang mengalir dari landfill dapat dilakukan secara baik dan tidak mencemari lingkungan. "Kita olah leachet sampai memenuhi baku mutu yang telah ditentukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sebelum di alirkan ke badan air umum," kata Adji.

Sementara itu,  Kepala Unit Pengelola Sampah Terpadu (UPST) Dinas Kebersihan, Asep Kuswanto mengatakan, perbaikan pengelolaan IPAS yang dikerjakan unitnya, antara lain pengadaan bahan kimia pengolahan leachet, perbaikan mesin mesin IPAS, perbaikan Bbngunan rumah IPAS dan pemeliharaan instalasi.

Kolam penampung dan pengolah lindi seringkali mengalami pendangkalan akibat endapan suspensi. Hal ini akan menyebabkan semakin kecilnya volume efektif kolam yang berarti semakin berkurangnya waktu tinggal. Ini akan berakibat pada rendahnya efisiensi pengolahan yang berlangsung. "Untuk itu perlu diperhatikan agar kedalaman efektif kolam dapat dijaga," kata dia.

Asep mengungkapkan, unit yang dipimpinan berupaya memperbaiki mengelola TPST Bantargebang. "Kami berupaya melakukan pengelolaan dengan baik. Pengelolaan secara swakelola harus lebih baik dari pengelolaan oleh swasta," kata dia menegaskan. (rls)

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, DKI Jakarta
wwwwww