Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
9 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
15 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
7 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
9 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
6
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Hukum
9 jam yang lalu
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Home  /  Berita  /  Riau

Jumlah Penduduk Terus Bertambah dan Kebutuhan Pangan Terus Meningkat, Pemkab Siak Bentuk Dewan Khusus

Jumlah Penduduk Terus Bertambah dan Kebutuhan Pangan Terus Meningkat, Pemkab Siak Bentuk Dewan Khusus
Sekda Siak, Tengku Said Hamzah pimpin rapat dengan Dewan Ketahanan Pangan serta OPD terkait untuk merumuskan permasalahan ketersediaan bahan pangan di Siak.
Sabtu, 07 Oktober 2017 11:21 WIB
Penulis: Ira Widana
SIAK - Kondisi ketersediaan pangan di Kabupaten Siak saat ini mengalami persoalan yang harus dicarikan solusinya. Ditambah lagi, jumlah penduduk di Siak yang terus saja bertambah tentunya membuat kebutuhan pangan juga terus meningkat.

Untuk itu Pemkab Siak menggagas Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten Siak untuk merumuskan sejumlah hal yang berkaitan dengan solusi mengatasi atau menjamin ketersediaan pangan di wilayah Kabupaten Siak.

Hal itu dikatakan Sekda Siak H Tengku Said Hamzah saat memimpin Rapat Pokja Teknis dan Pokja Ahli Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten Siak di Ruang Rapat Sri Inderapura beberapa waktu yang lalu.

Menurut Sekda, ketahanan pangan menjadi kunci ketahanan sebuah negara. Hal ini selaras dengan program pemerintah pusat yang ingin agar pengembangan tanaman pangan perkebunan peternakan dan perikanan di setiap daerah dapat mencukupi kebutuhan masyarakat sehingga angka impor bahan makanan dari luar negeri dapat ditekan.

"Di sinilah perlu tanggungjawab dan kewenangan daerah, tentang bagaimana menjaga ketahanan pangan tetap stabil. Dan Pemerintah Daerah bertanggungjawab atas kebijakan ketahanan pangan tersebut," sebutnya.

Bahkan di Kabupaten Siak ini, lanjutnya, sudah dibuat keputusan Bupati Nomor 337/HK /KPTS tanggal 13 Maret 2017 atas tindak lanjut arahan pemerintah pusat perihal pembentukan dewan ketahanan pangan di daerah.

"Dalam rapat ini diungkap data bahwa indikator target ketahanan pangan skala nasional pada tahun 2017-2018 terjadi penurunan pangan sebesar 1 persen pertahun dan skor PPH ketersediaan pangan diangka 94,25 persen," tandasnya lagi.

Untuk itu kepada OPD terkait dalam hal ini, harus bisa membuat inovasi dengan pembentukan tim dewan ketahanan. Sebab produksi beras di Siak dengan luas lahan yang ada masih belum cukup memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Karena permasalahan yang dijumpai dalam pelaksanaanya adalah peningkatan produksi tidak sebanding dengan pertambahan jumlah penduduk. Diharapkan kedepannya tanaman tumpang sari dan pemanfaatan lahan yang juga bisa difungsikan untuk tambak perikanan dapat memberikan solusi serta nantinya pihak terkait dapat mengawasi dan memantau kondisi harga barang," ujarnya.***

Kategori:Voli, Riau, PON
wwwwww