Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
20 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
15 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
14 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
19 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Mengenal Lebih Dekat Sosok Djajang Nurdjaman Sang Asisten Pelatih PSMS

Mengenal Lebih Dekat Sosok Djajang Nurdjaman Sang Asisten Pelatih PSMS
Rabu, 20 Desember 2017 09:43 WIB

MEDAN-Djajang Nurdjaman tidak lagi menggunakan jasa Edy Syahputra untuk mendampinginya menangani PSMS Medan pada perhelatan Liga 1 musim depan.

Namun kini sosok pengganti Edy sebagai asisten pelatih PSMS sudah ditunjuk, yakni Muhammad Yusuf Prasetyo.

Pelatih muda berbakat yang akrab disapa Yoyok ini bukan orang sembarangan. Dia pernah menangani klub Chinese Super League U-16, Yunnan Lijiang FC. Dia juga pemegang lisensi B AFC yang didapatnya saat mengikuti kursus di Malaysia.

Sebelumnya, Yoyok sudah mengantongi lisensi C AFC sewaktu lulus dari kursus kepelatihan di Brunei Darussalam. Bahkan ia berencana akan mengikuti ujian lisensi A AFC di Maladewa, Januari tahun depan.

Sebelum dipinang Djanur, Yoyok sempat ikut tim pelatih di Celebest FC, bersama Rudy Eka Priyambada. Dia juga sempat membantu PS TNI. Sebab itu Djanur tak ragu dengan kepiawaian Yoyok.

"Karena dia (Yoyok) piawai dalam IT, analisis sama statistik. Mudah-mudahan kami bisa bekerjasama dengan baik," ujar Djanur.

Djanur mengaku belum pernah bekerjasama dengan Yoyok. Di PSMS merupakan kali pertama mereka berduet.

"Belum pernah, tapi saya tahu reputasi dia. Saya membutuhkan orang seperti dia. Dia punya keahlian, jadi gampang untuk evaluasi tim (dengan keahliannya)," lanjutnya.

Lalu bagaimana dengan Yoyok? Pria yang sudah hadir dalam latihan perdana PSMS itu juga mengaku antusias bekerjasama dengan Djanur.

"Djanur luar biasa. Sebelum kesini, ada beberapa tawaran dari klub Liga 2 dan Liga 1, tapi saya pilih dia. Karena dia pernah membawa Persib juara ISL. Selain itu, PSMS juga punya nama besar dan sejarah dimasa perserikatan," ungkap Yoyok.

Pria berusia 27 tahun itu semakin semangat begitu melihat banyak fans yang hadir menyaksikan PSMS berlatih.

"Medan luar biasa. Saya sudah lihat suporter Medan luar biasa. Apalagi sekarang sudah di Liga 1, makin kencang motivasi para suporter. Bersama PSMS saya ingin melihat sepakbola yang maju dan modern," tandas pria murah senyum tersebut.

Editor:Wen
Sumber:Analisa
Kategori:Non Olympic, Sumatera Utara
wwwwww