Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
9 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
14 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
7 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
8 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
6
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Hukum
8 jam yang lalu
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Home  /  Berita  /  Riau

Pemerintah Dinilai Lamban Selesaikan Rasionalisasi Anggaran

Rabu, 07 Maret 2018 09:17 WIB
Penulis: Wirman Susandi
pemerintah-dinilai-lamban-selesaikan-rasionalisasi-anggaranSarjan M.
TELUKKUANTAN - Tiga bulan sudah Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018 disahkan, namun kegiatan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau belum juga berjalan.

Kondisi ini membuat masyarakat prihatin, terutama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuansing.

"Kita sangat prihatin dengan kondisi ini. Kegiatan di masing-masing OPD belum berjalan, baik fisik maupun non fisik," ujar Sarjan M, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kuansing, Rabu (7/3/2018) pagi di Telukkuantan.

Sarjan juga mempertanyakan komitmen Mursini - Halim dalam mengurangi pengangguran. Yakni, dengan pengangkatan tenaga honorer yang sampai saat ini belum terealisasi.

"Pengangkatan tenaga kontak tak juga di-SK-kan. Ini menandakan bahwa pemerintah lamban menyelesaikan masalah rasionalisasi anggaran. Sementara, surat edaran Kemenkeu sudah lama diterima Pemda," ujar Sarjan.

Menurut Sarjan, jika masing-masing OPD belum merampungkan rasionalisasi anggaran, maka bisa-bisa kegiatan terlaksana pada triwulan kedua 2018.

"Kita sangat menyayangkan kalau sempat itu terjadi di Kuansing," ucap Sarjan.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kuansing Hendra AP menyatakan rasionalisasi anggaran tetap akan melalui mekanisme dengan DPRD.

"Sekarang Pemda hanya menunda pelaksanaan beberapa kegiatan untuk mengantisipasi kondisi neraca keuangan," ujar Hendra.

Penundaan pelaksanaan beberapa kegiatan dikarenakan adanya kegiatan yang harus dimasukkan dalam APBD 2018. "Makanya untuk mengantisipasi terjadinya masalah yang sampai pada akhir tahun, dibintangi beberapa kegiatan," tutup Hendra.***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww