Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
8 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
13 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
5 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
7 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
6
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Hukum
7 jam yang lalu
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Home  /  Berita  /  Badminton

Mahyudin: Hindari Perpecahan Banyak PR Yang Harus Diselesaikan Bangsa ini

Mahyudin: Hindari Perpecahan Banyak PR Yang Harus Diselesaikan Bangsa ini
Selasa, 09 Oktober 2018 22:11 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Rangkaian kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dalam rangka kunjungan kerja Wakil Ketua MPR RI Mahyudin di Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (9/10/2018) menyambangi masyarakat desa Sekurou Jaya, Long Ikis.

Acara Sosialisasi yang digelar di gedung balai desa Sekurou Jaya 'Awa Bepekat' ini selain dihadiri Kepala Desa dan tokoh masyarakat desa, juga dihadiri sekitar 300 an masyarakat Sekurou Jaya dan desa tetangga.

Dalam paparan sosialisasinya, Mahyudin mengingatkan masyarakat desa agar berperan aktif dalam demokrasi Indonesia terutama pesta demokrasi pileg dan pilpres tahun 2019.

"Walaupun masyarakat desa jauh dari pusat namun tunjukanlah kearifan karakter desa dengan tidak ikut-ikut hingar bingar pilpres yang negatif. Hal ini penting sebab banyak pekerjaan rumah (PR) bangsa ini yang belum selesai yang membutuhkan perhatian seluruh anak bangsa," katanya.

Pekerjaan rumah bangsa ini, lanjut Mahyudin, adalah bagaimana setiap warga negara Indonesia itu tanpa kecuali berhak mendapatkan pekerjaan, berhak mendapatkan layanan kesehatan yang baik dan berhak mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas agar bangsa Indonesia bisa maju dan cepat menuju kepada cita-cita bersama.

"Jangan sampai belum sempat kita menyelesaikan PR bangsa yang sedemikian penting dan butuh percepatan penyelesaian, energi bangsa ini sudah habis (terutama pra dan pasca pileg dan pilpres 2019) karena diadu domba, saling fitnah satu sama lain, sehingga PR bangsa ini tidak selesai-selesai. Kalau sudah begitu, bagaimana mau maju dengan cepat bangsa ini kalau begitu terus menerus. Ini yang harus betul-betul disadari seluruh elemen bangsa Indonesia," terangnya.***

wwwwww