Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
23 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
18 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
17 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Tahun Depan, 300 Guru Honorer di Pekanbaru akan Diangkat Menjadi GTT

Tahun Depan, 300 Guru Honorer di Pekanbaru akan Diangkat Menjadi GTT
Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal
Senin, 26 November 2018 15:26 WIB
Penulis: Astri Jasiana Nindy
PEKANBARU - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru akan mengangkat 300 tenaga pedidik yang berstatus guru honorer komite menjadi guru honorer pemerintah kota (Pemko) Pekanbaru atau guru tidak tetap (GTT) pada tahun 2019.

Pengangkatan 300 guru ini, merupakan hasil seleksi dan pemilihan dari 1.200 jumlah guru yang terdata di Disdik kota Pekanbaru.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal mengatakan, saat ini anggaran sudah ditetapkan dan 300 jumlah guru sudah disetujui yang akan diangkat. 

"Anggaran sudah ada, mengangkat kurang lebih kurang 300 guru honorer BOS ke Pemko," Kata Abdul Jamal di Pekanbaru, Senin (26/11/2018).

Dalam anggaran tersebut dinas pendidikan lebih terfokus depada guru yang sudah lama mengajar di sekolah. Selain itu, rencana pengangkatan ini tidak terlepas dari program mensejahterakan guru di kota Pekanbaru. 

Ia juga menambahkan bahwa dunia pendidikan telah memasuki revolusi 4.0, sehingga dalam membangun suatu bangsa yang cerdas dan maju, semuanya bermula dari guru. Dengan kata lain jika ingin maju,  maka sejahterakan dulu gurunya. "Kalau ingin pendidikan itu maju, ya sejahterakan dulu guru-gurunya," ujarnya. 

Selain itu,ia juga berharap dalam memperingati hari guru ke 73 ini, semoga kesejahteraan guru bisa lebih di tingkatkan lagi. ***

Kategori:Badminton, Riau, Umum
wwwwww