Tanggap Hadapi Karhutla, Pemerintah Pusat Minta Masukan dari Pemprov Riau

Tanggap Hadapi Karhutla, Pemerintah Pusat Minta Masukan dari Pemprov Riau
Wakil Gubernur Riau, Edy Nasution. (Foto: Biro Humas Setdaprov Riau)
Kamis, 05 September 2019 14:00 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
PEKANBARU - Pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan HAM (Kemenko Polhukam) RI, menilai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan Sumatera Selatan (Sumsel) lebih tanggap menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi tahun ini.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Nasution kepada GoRiau.com, usai salat dzuhur, Kamis (5/9/2019). Pemerintah pusat meminta masukan dari Pemprov Riau, terkait rencana pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Nasional Karhutla.

"Rapat koordinasi di Jakarta mambahas Satgas Nasional Karhutla dengan salah satu deputi di Kemenko Polhukam RI. Kita (Pemprov Riau, red) diundang untuk memberi masukan pembentukan satgas bencana atau satgas karhutla," kata Edy Nasution.

Yang diundang Kemenko Polhukam, kemarin tidak hanya Pemprov Riau, dikatakan Edy Nasution, ada Pemprov Sumsel dan Kalimantan Tengah (Kalteng), serta kementerian terkait yang juga hadir memberikan masukan.

"Jadi intinya apakah penamaan Satgas Nasional yang akan dibentuk ini satgas karhutla atau bencana. Tapi kita cenderung memberikan masukan agar dibentuk Satgas Karhutla. Sebab persoalan kabakaran lahan ini setiap tahunnya terjadi, sedangkan bencana tidak bisa diprediksi kapan terjadi," ungkap Edy Nasution.

Diungkapkan Edy Nasution, upaya penanggulangan karhutla di Provinsi Riau selama ini, dinilai pemerintah pusat sangat aktif dan tanggap. Apalagi tahun ini, Komandan Satgas Karhutla Provinsi Riau tahun ini langsung dipimpin oleh Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi. Sedangkan provinsi lain masih dipimpin Komandan Korem.

"Ada kemajuan Pemprov Riau dalam menanggulangi karhutla yang terjadi tahun ini, yang melibatkan instansi lainnya, seperti TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD dan perusahaan, serta masyarakat," jelas Edy Nasution. ***


GoNews Pemprov Kurangi Anggaran Perjalanan Dinas OPD, Dana Plesiran DPRD Riau Rp14 Miliar
GoNews Wow, Untuk Baliho dan Spanduk Pemprov Riau Rogoh Kocek Rp2,6 Miliar
GoNews ASN Pemprov Riau Tidak Disiplin, Wagubri Edy Nasution: Saya Rekomendasi Non Job dan Tak Dapat Jabatan
GoNews Wagubri Edy Nasution Sidak Kantor Badan Kesbangpol Riau, ASN dan THL Banyak Bolos Kerja
GoNews Hadiri Peresmian Pengoperasian Palapa Ring oleh Presiden RI, Wagubri Edy Nasution: Pembangunan Telekomunikasi Penting di Riau
GoNews Sidak Dinas Kelautan dan Perikanan Riau, Wagubri Edy Nasution: Yang Melanggar Aturan Ditindak Tegas
GoNews Kemenhub RI MoU Pilot Project Sutri Nama - Indobus dengan Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru
GoNews Sidak Kantor Inspektorat Riau, Wagubri Edy Nasution Dapati 17 Pegawai Bolos Kerja
GoNews Apel Perdana Setelah Kabut Asap, Wagubri: Cermati Informasi yang Beredar di Medsos
GoNews Kata Wiranto, Kebakaran Hutan di Riau Tak Separah Diberitakan, Awan Masih Terlihat
GoNews Tinjau Karhutla di Kerumutan Pelalawan, Gubri Syamsuar: Bupati dan Walikota Tambah Relawan Padamkan Api
GoNews BNPB Sebut Kepala Daerah Kurang Peduli dengan Karhutla
GoNews Bulan Depan, Gubri Mulai Evaluasi Pejabat Eselon II Pemprov Riau
GoNews Sidak Dinas PUPR dan Perkimtan Provinsi Riau Keduakalinya, Wagubri Masih Temukan Banyak ASN Bolos Kerja
GoNews Dalam Waktu Dekat, Seluruh ASN dan THL Pemprov Riau Akan Tes Urine
GoNews Wagubri Sidak, Hampir Setengah ASN yang Bekerja di Badan Penghubung Pemprov Riau Jakarta Bolos Kerja Hari Ini
GoNews Wagubri: Saya Tidak Melarang Nongkrong di Kedai Kopi, Tapi Bukan Saat Jam Kerja
GoNews Gubernur Riau: Assesment Kadis Agustus, Mutasi Esselon III dan IV Menunggu Hari
wwwwww