Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
9 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
14 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
6 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
8 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
6
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Hukum
8 jam yang lalu
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Home  /  Berita  /  Voli

Jawab Asa Orang Rimba, Dukcapil Cetak Lebih dari 3000 Dokumen Kependudukan SAD

Jawab Asa Orang Rimba, Dukcapil Cetak Lebih dari 3000 Dokumen Kependudukan SAD
Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrullah saat menjawab pertanyaan wartawan di sela kunjungannya ke pemukiman Suku Anak Dalam di Kabupaten Sarolangun, Jambi, Rabu (10/3/2021). (gambar: ist./dukcapil kemendagri)
Kamis, 11 Maret 2021 00:51 WIB
JAKARTA - Dirjen Dukcapil Kemendagri (Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia), Zudan Arif Fakrullah mengatakan, pihaknya telah memberikan KK (Kartu Keluarga), NIK (nomor induk kependudukan) dan KTP-el kepada orang rimba, SAD (Suku Anak Dalam) sebanyak lebih kurang untuk 3.160an warga SAD Jambi, dari total jumlah orang rimba SAD sekira 5 sampai 6 ribu jiwa.

Dalam kunjungannya ke tenda-tenda warga di pemukiman SAD di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, Rabu (10/3/2021), Zudan menjelaskan, jumlah tersebut adalah jumlah keseluruhan dari pelayanan adminduk (administrasi kependudukan) yang diberikan kepada SAD yang tersebar di 6 kabupaten di Jambi, dan nomaden di areal seluas 114 hektar.

"Ini kan ada 6 kabupaten, jadi tim Dukcapil muter, usaha kita lebih keras dibandingkan dengan melayani warga yang menetap. Jadi kami dengan Dinas Dukcapil di bawah, harus menjemput mereka dan melakukan perekaman di lokasi terdekat seperti Desa Jelutih untuk SAD yang di Kabupaten Batanghari," kata Zudan.

Zudan memastikan pihaknya akan terus melakukan perekaman. Ia berharap, dengan pemenuhan hak SAD atas dokumen kependudukan ini, "(Maka, red) semua program pemerintah berupa bantuan sosial, program pendidikan, program kesehatan, bisa masuk sampai ke sini (pemukiman SAD)".

Tujuan Dukcapil memenuhi hak orang rimba SAD atas dokumen kependudukan, juga senada dengan harapan orang rimba SAD yang dikemukakan kepada GoNews.co. Tumenggung Ngelembo, yang merupakan salah satu Tetua SAD di Batanghari mengatakan, pihaknya berharap agar pemerintah memenuhi hak mereka atas pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan penegakkan hukum. Hal ini, disampaikan Ngelembo di Kantor Desa Jelutih, Batanghari pada Rabu, siang.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, Voli, Jambi
wwwwww