Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
10 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
10 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
12 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
12 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
7 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Beladiri

Apes, Janda di Pekanbaru Ini Kehilangan Belasan Juta Gegara Termakan 'Rayuan Maut' Seorang Pria

Apes, Janda di Pekanbaru Ini Kehilangan Belasan Juta Gegara Termakan Rayuan Maut Seorang Pria
Ilustrasi penipuan terhadap janda. (foto: Istimewa)
Rabu, 27 Oktober 2021 23:54 WIB

PEKANBARU - Seorang pria di Pekanbaru melakukan aksi penipuan dengan modus rayuan. Ia pun diamankan lantaran membuat uang belasan juta milik janda raib.

Tersangka Robi (37) menggasak harta milik wanita berinisial SL (46). Peristiwa itu berawal di Jalan Naga Sakti, Pekanbaru pada Sabtu (23/10/2021). Keduanya bertemu, pelaku kemudian mengajak janda beranak 4 tersebut untuk menikah.

"Karena termakan rayuan untuk diajak menikah, korban memberikan ATM miliknya kepada pelaku dengan tujuan agar korban bisa mengambil uang buat belanja, namun pelaku menanyakan pin ATM milik korban dan korban memberitahukannya," ujar Kapolsek Bukitraya, AKP Arry Prasetyo dikutip dari Suara.com, Selasa (27/10/2021).

Ketika korban lengah, ATM milik SL ditukar dengan ATM milik pelaku dan saat hendak mengatarkan korban pulang. Pelaku Robi kemudian meminta dua buah cincin korban dengan alasan untuk membuat ukuran cincin lamaran.

Setelah korban diantar pulang, kemudian korban mengambil isi ATM korban melalui BRI Link di Kualu sebesar Rp 16 juta. "Uang tersebut digunakan pelaku untuk membeli handphone dan buat makan sehari-hari pelaku. Sehingga tinggal tersisa sejumlah Rp 10 juta. Atas kejadian tersebut kemudian korban merasa dirugikan dan membuat laporan ke pihak kepolisian guna pengusutan lebih lanjut," ujar Kapolsek.

Berdasarkan laporan dari korban tersebut, kemudian Kapolsek Bukitraya memerintahkan melalui Kanit Reskrim agar Team Opsnal untuk melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap pelaku.

Pelaku berhasil ditangkap di rumahnya yang berada di Jalan Suka Karya, Pekanbaru pada Senin (25/10/2021). Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diamankan ke Polsek Bukitraya untuk selanjutnya diserahkan ke penyidik Polresta Pekanbaru.

Barang bukti yang berhasil diamankan yaitu uang sebesar Rp 10 juta milik korban yang diambil oleh pelaku, 2 unit handphone, 1 unit sepeda motor, 1 buah tas sandang, 1 buah dompet dan 2 buah cincin emas milik korban.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Riau
wwwwww