Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
20 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
15 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
14 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
20 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Menpora Dukung Pertandingan Indonesia vs Uruguay, Bisa Dongkrak Peringkat FIFA

Menpora Dukung Pertandingan Indonesia vs Uruguay, Bisa Dongkrak Peringkat FIFA
Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo (kanan) bersama Duta Besar Uruguay untuk Indonesia berpose bersama dalam pertemuan di Jakarta, Senin (19/5/2025). (antara/ho-humas kemenpora ri/herry)
Selasa, 20 Mei 2025 05:14 WIB

JAKARTA – Pemerintah Uruguay melalui Duta Besar Christina Gonzales menyampaikan rencana menggelar pertandingan persahabatan antara timnas Uruguay dan timnas Indonesia pada 2026 mendatang. Pertandingan tersebut akan menjadi bagian dari perayaan 60 tahun hubungan diplomatik antara kedua negara.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, menyambut baik gagasan tersebut dalam pertemuan yang digelar di Jakarta, Senin (19/5/2025).

“Ini momentum yang sangat baik. Saya minta PSSI segera berkoordinasi untuk menentukan format pertandingan yang tepat,” ujar Dito.

Menurut Dito, laga persahabatan tersebut idealnya masuk dalam agenda resmi FIFA Matchday, agar berdampak pada peningkatan peringkat FIFA tim nasional Indonesia.

“Kalau resmi melalui FIFA Matchday, hasilnya bisa membantu mendongkrak posisi Indonesia di ranking dunia,” tegasnya.

Selain sepak bola, Dito juga membuka peluang kerja sama olahraga lainnya antara Indonesia dan Uruguay, termasuk diplomasi budaya melalui promosi pencak silat di Uruguay.

“Pencak silat adalah warisan budaya kita. Kami sedang memperjuangkan agar pencak silat bisa masuk dalam Olimpiade 2028. Ini saat yang tepat untuk memperkenalkannya di tingkat global,” tambahnya.

Dubes Christina menyatakan Uruguay siap menurunkan skuad utama timnas mereka jika pertandingan bisa terwujud. Ia juga mengusulkan agar kerja sama olahraga yang pernah terjalin kembali dilanjutkan, seperti pelatihan sepak bola muda Indonesia di Uruguay yang berlangsung pada 2007 hingga 2011.

“Kami percaya kerja sama di bidang olahraga bisa mempererat hubungan antarbangsa. Uruguay melihat Indonesia sebagai mitra penting di Asia Tenggara,” ujarnya.

Christina menegaskan pihaknya terbuka jika Indonesia ingin menggelar kegiatan olahraga di Uruguay, baik itu bulu tangkis, pencak silat, maupun cabang lainnya. (ant)

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Kategori:Non Olympic, Sepakbola, Basket
wwwwww